JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Petugas Satpol PP Jakarta Timur berencana melaporkan pria yang menolak sanksi razia masker di Jalan Tanah Merdeka, Kelurahan Rambutan, Ciracas, ke pihak kepolisian.
Upaya yang dilakukan sebagai tindakan tegas bagi warga yang melanggar protokol kesehatan.
Kasatpol PP Kelurahan Rambutan, Bronson Sitompul mengatakan, pihaknya akan melaporkan penolakan dan upaya menantang petugas yang dilakukan seorang pria saat operasi masker digelar Kamis (4/3/2021).
"Saya akan berkoordinasi dengan Polsek Ciracas untuk berkonsultasi aksi yang dilakukan seorang pria tersebut," katanya, Kamis (4/3/2021).
Baca juga: Mengaku Anak Tentara, Pengendara Motor Tak Pakai Masker Menolak Ditindak dan Malah Menantang Petugas
Dikatakan Bronson, operasi tertib masker yang dilakukan pihaknya bersama petugas gabungan, merupakan bagian dari program Jakarta bermasker.
Langkah itu harus segera diambil agar seluruh warga tetap menjalankan protokol kesehatan dan menerapkan 3M.
"Apalagi dalam penindakan yang mendapat perlawanan itu, kepolisian dan TNIbsudha memberikan pengarahan, tapi pelaku masih melawan," ujarnya.
Sementara itu, Kanit Binmas Polsek Ciracas, Iptu Heru menambahkan, tindakan melawan petugas yang dilakukan pelaku memang bisa diproses secara hukum pidana.
Karena itu ia mempersilakan jajaran Satpol PP Kelurahan Rambutan membuat laporan ke SPKT Polsek Ciracas agar bisa ditindaklanjuti Unit Reskrim.
"Ketika petugas melaksanakan tugas dan melawan bisa dikenakan ancaman pidana (penjara) 1 tahun lebih," tegasnya.
Heru yang saat kejadian ikut dimaki pelaku, juga menyesalkan kejadian karena pria tersebut sesumbar dan menyatakan Covid-19 tidak ada atas dasar opini pribadi.
Padahal selama satu tahun pandemi Covid-19 melanda semua unsur berjuang untuk masalah ini dan bahkan banyak petugas juga yang terpapar.
"Ini selain melawan petugas, pelaku juga mengatakan petugas malah bikin susah rakyat, sedangkan kami dalam melaksanakan tugas sesuai regulasi," lanjut Heru.
Sebelumnya diberitakan, mengaku sebagai anak seorang tentara, seorang pengendara sepeda motor menolak ditindak petugas gabungan dalam razia masker yang digelar di Jalan Tanah Merdeka, Kelurahan Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur, Kamis (4/3/2021).
Pria yang tak memakai masker ini pun menantang petugas dan menyebut bahwa Covid-19 itu tidak ada.
Inilah yang dilakukan pengendara sepeda motor B 6023 PWS saat terjaring razia karena tak menggunakan masker.
Baca juga: 27 Pelanggar Prokes di Koja Langsung Dihukum Ditempat, Kebanyakan Tak Pakai Masker
Saat dihentikan petugas, pria itu pun menolak sanksi yang diberikan petugas dan menganggap wabah virus Corona itu tidak ada.
"Kalian (petugas) nyusahin, Covid-19 itu enggak ada," kata pria tersebut yang saat ini videonya viral di media massa, Kamis (4/3/2021).
Menanggapi pernyataan sesumbar itu, satu petugas berusaha memberikan imbauan bahwa Covid-19 nyata dan sudah banyak memakan korban jiwa.
Bukannya mereka, pria tersebut justru balik menantang dan menyatakan bahwa pandemi Covid-19 hanya tipu-tipu saja.
"Kata gue Covid-19 enggak ada. Sudah, gue mau jemput anak gue sekolah. Nanti gue ke sini lagi," ujarnya sambil menarik tangan seorang petugas. (ifand/ruh)