Download E-Paper

Pemkot Tangerang Antisipasi 32 Titik Banjir di Wilayahnya

Jumat, 04 Desember 2020 - 07:55
Wali Kota Tangerang, Arief Wismansyah beserta ketua PMI Kota Tangerang. (toga)

TANGERANG – Memasuki musim penghujan, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melakukan berbagai upaya penanganan dalam mengantisipasi 32 titik banjir diwilayahnya.

Hal itu dilakukan untuk mengatasi  dampak luapan Sungai Cisadane dan Kali Angke yang melintasi wilayah Kota Tangerang. 

Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah, mengatakan banjir yang kerap melanda wilayahnya sebagian besar disebabkan dari luapan Sungai Cisadane dan Kali Angke yang merupakan air kiriman dari wilayah hulu, Bogor, Jawa Barat. 

"Yang  terberat di awal tahun. Wilayah Cisadane itu airnya berbalik ke Pondok Arum dan Priuk Jaya kiriman dari Sungai Cisadane. Tapi tahun depan kita sedang usulin pemerintah pusat agar Kali Sabi engga back water gitu," ujarnya usai apel siaga antisipasi banjir, Kamis (3/12/2020).

Baca juga: Pemkot Tangerang Gelar Apel Gabungan Siaga Bencana

Arief menjelaskan Pemkot Tangerang sudah meminimalisir dampak banjir, mulai dari pembuatan tanggul hingga menyiagakan mesin pompa penyedot air. 

"Dalam hal ini, peran serta masyarakat juga dibutuhkan. Seperti pembuatan sumur resapan dengan memanfaatkan pulau taman maupun taman jalan. Karena dengan itu mempercepat genangan banjir dan air segera dapat kembali ke bumi," katanya. 

Sementara, Ketua Palang Merah Indonesia Kota Tangerang, Oman Jumansyah menuturkan apel siaga ini adalah upaya antisipasi terjadinya bencana selama musim penghujan.

PMI sebagai organisasi yang bergerak di bidang sosial kemanusiaan ini berperan penting dalam kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana.

Baca juga: HUT ke-49 Korpri, Pemkot Tangerang Bagikan 3000 Paket Sembako

"Kami sudah siapkan 50 personel untuk mengantisipasi banjir saat musim penghujan dari unsur relawan, kru ambulans, staff, Sibat dan unsur PMI di masing-masing kecamatan,” ujarnya.

PMI juga memperlihatkan perlengkapan untuk kesiapsiagaan penanggulangan bencana, seperti perahu karet, perlengkapan vertikal rescue, perlengkapan dapur umum dan Ambulans.

Dalam menanggulangi bencana, menurut Oman, PMI Kota Tangerang selalu siaga untuk memberi pertolongan kepada seluruh masyarakat.

"Supaya maksimal PMI juga adakan piket 1×24 jam. Jadi kalau suatu saat terjadi bencana, kami siap untuk terjun ke lokasi," katanya.

Baca juga: Pemkot Tangerang Lakukan Promosi dan Rotasi Sejumlah Pegawai

Kepala Biro Humas PMI kota Tangerang Ade Kurniawan menambahkan, saat ini pihaknya terus berupaya membantu Pemkot Tangerang dalam rangka meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat.

"Kami terus bersinergi untuk memberi pelayanan kepada masyarakat. Dan pada 2021 mendatang, PMI akan terus mengembangkan tim Siaga Berbasis Masyarakat (Sibat). Saat ini hampir semua PMI kecamatan sudah membentuk tim Sibat, untuk mengantisipasi bencana yang ada di wilayah masing-masing," jelas Ade.(toga/tri)

Latest Comments

  • {{comment.name}} {{comment.created_at}}

    {{ comment.comment }}

Belum ada komentar.

REKOMENDASI



IKLAN BARIS

-->