Download E-Paper

Bapak Nyopir Bawa Demenan, Anak Ngejar Tewas Tergilas

Kamis, 24 Desember 2020 - 07:30

INI benar-benar bapak biadab. Sedang nyetir truk kelapa sawit, Pendi (40), masih bawa demenan pula. Istri dan anak ABG-nya, Dian (14), mengejar dan ngegandul truk bapak. Tapi bapak tetap tancap gas, sehingga Diah terjatuh dan tewas tergilas truk. Ibu nangis histeris tapi ayah tetap kabur bersama WIL.

Kalau bicara soal rasa, baik istri maupun WIL sebetulnya sama saja, tak ubahnya roti kaleng Kong Guan. Model boleh beda-beda, tapi namanya biskuit rasanya sama saja. Lebih-lebih di musim Lebaran, ke mana-mana ketemunya roti kalengan. Tapi kenapa banyak lelaki berat ke WIL dan telantarkan istri? Karena WIL itu barang baru, sehingga punya sensasi tersendiri.

Sopir truk kelapa sawit bernama Pendi ini termasuk lelaki yang tegaan menelantarkan keluarga gara-gara kehadiran WIL. Padahal berapa sih penghasilan sopir kelapa sawit itu? Kok sampai berani punya WIL segala. Memangnya cukup dibagi dua dengan istri resmi dan istri kaleng-kaleng?

Baca juga: Menjadi Satpam Tapi Malah Bikin Tak Aman Istri Warga

Nggak tahulah, yang jelas Pendi sopir kelapa sawit di Aceh ini berani punya WIL di samping istri resmi yang terdaftar di KUA. Untuk nambah semangat barangkali, gendakannya itu sering dibawa saat truknya mengangkuti sawit di perkebunan Maukek Acah. Sambil nyetir dia asyik ngobrol dengan doinya. Jadi mirip lagunya Benyamin S. “Tangan kanan pegang setir, tangan kiri pegang…….nggak usah tahu……”

Awalnya sang istri, Khatijah (36), tak tahu permainan suaminya di luar. Dia baru sadar ketika penghasilan suami tak utuh lagi sampai rumah, lalu ke mana saja uangnya? Sadar akan pemeo lama bahwa sopir itu asal ngaso mampir, dia mulai menduga bahwa sebagian gajinya dipakai seneng-seneng dengan perempuan jalang.

Bak seorang detektip partikelir, Khatijah  mulai membentuk TPF kecil-kecilan, untuk membongkar kenakalan suami. Hasilnya lumayan mengagetkan, karena sejumlah orang menginformasi bahwa Pendi sambil nyetir suka bawa-bawa cewek. “Tapi jangan sebut saya sumbernya, sebut saja sumber yang layak dipercaya, gitu.” Kata sang informan.

Baca juga: Ketangkap Basah Warga Kekasih Diaku Familinya

Hari berikutnya Ny. Khatijah ditemani Dian anaknya mencoba mengecek kebenaran  informasi itu, sahih ngggak. Di jalan raya Blangpidie, Abdya menuju Tapaktuan, Aceh Selatan, di sanalah mereka mencegat. Ternyata betul, sebab setelah menunggu beberapa jam, melintaslah truk sawit yang bermuatan penuh, dengan disopiri suaminya, Pendi. Yang bikin sepet mata, di samping kiri suami terdapatlah wanita muda yang lumayan cantik.

Segera saja ibu dan anak itu menghentikan laju truk tersebut. Dikiranya orang mau menyeberang, Pendi memang memperlambat laju kendaraannya. Ternyata dia adalah istrinya sambil menuding-nuding wanita di sampingnya. Sedangkan Dian si ABG dengan beraninya menggandul ke kepala truk, mendekati arah wanita itu.

Malu ribut di jalan gara-gara perempuan, dia segera tancap gas lagi. Tak ayal lagi Dian yang bergelantungan sekat spion itu terjatuh dan tepat di belakang roda depan. Dan hanya hitungan detik ABG malah itu tergilas dan tewas. Ny. Khatijah histeris melihat jenazah anaknya dengan kepala gepeng. Sedangkan Pendi tetap kabur. Tapi sejam  kemudian dia berhasil ditangkap polisi Polres Aceh Selatan.

Sadis, cari enak jadi lupa anak. (tribun/gunarso ts)

Latest Comments

  • {{comment.name}} {{comment.created_at}}

    {{ comment.comment }}

Belum ada komentar.

REKOMENDASI



IKLAN BARIS

-->