Lonjakan tagihan listrik dikeluhkan warganet di berbagai media sosial. (Sumber: Pinterest)

Nasional

Viral Tagihan Listrik Naik Tajam, Warganet Heboh dan Ungkap Fakta Mengejutkan!

Sabtu 05 Apr 2025, 12:58 WIB

POSKOTA.CO.ID - Media sosial tengah diramaikan dengan curhatan warganet yang mengaku terkejut hingga kebingungan akibat lonjakan tagihan listrik.

Keluhan-keluhan ini tak hanya datang dari satu atau dua akun, melainkan tersebar luas di berbagai platform, termasuk X (sebelumnya Twitter).

Lonjakan tagihan tersebut membuat banyak pengguna merasa seolah-olah sedang 'dihantam tsunami listrik', sebab nominal yang mereka harus bayarkan meningkat dua kali lipat.

Fenomena ini menjadi viral setelah berakhirnya masa pemberlakuan subsidi tarif listrik sebesar 50 persen yang dijalankan oleh pemerintah pada periode Januari hingga Februari 2025.

Saat subsidi tersebut dihentikan mulai Maret, banyak pelanggan langsung merasakan dampaknya pada tagihan bulan April 2025.

Kaget, kecewa, dan penuh tanda tanya, warganet pun berbondong-bondong membagikan kisah mereka secara daring.

Baca Juga: PLN Imbau Pelanggan Bayar Listrik di Awal Waktu agar Nyaman Selama Ramadhan

Netizen Ramai-Ramai Curhat Tagihan Meningkat Drastis

Pantauan di berbagai platform, terutama di X menunjukkan betapa masifnya keresahan masyarakat.

"Diskon tagihan listrik bulan lalu ditambahin buat bulan ini atau gimana dah. Bulan ini sampe 500rb dong… paling mahal biasanya cuma 250an," keluh pengguna X @szk***.

Beberapa bahkan mengaitkan lonjakan ini dengan berakhirnya program subsidi tarif listrik yang diberlakukan pemerintah pada Januari hingga Februari 2025.

"Hati-hati nder, kasus gua sebelumnya bayar 3 bulan murah ga ngotak, ternyata cuma bayar abodemennya aja. Udah komplain juga ke CS sama DM Twitter, katanya ga ada masalah. Ternyata KWH mati, alhasil gua harus bayar kekurangan 3 bulan sebelumnya dalam 1 waktu wkwkwk. Cek KWH buruan nder," tulis akun X @this*** berbagi pengalamannya.

Tak berhenti di situ, warganet lain mencoba memberi sudut pandang berbeda dengan membagikan pengalamannya.

"Bulan kemaren normal ga? Gw pernah tiba-tiba hampir naik 2x lipat, pas bulan depannya bayar cuma sedikit doang," cerita pengguna @far**** mencoba menenangkan yang lain.

Baca Juga: PLN Turun Langsung ke Lokasi Banjir Pastikan Keamanan Listrik dan Bantu Warga

Fakta di Balik Lonjakan Listrik

Lantas, apa sebenarnya yang menyebabkan tagihan listrik melonjak tajam? Salah satu penyebab utama adalah berakhirnya program Diskon Token Listrik yang diberlakukan di awal tahun 2025.

Program ini memberikan potongan hingga 50 persen bagi pelanggan tertentu sebagai bagian dari kebijakan stimulus ekonomi pasca pemulihan.

Namun, untuk bulan April 2025 sendiri, pemerintah secara resmi memberlakukan tarif baru untuk pelanggan subsidi dan nonsubsidi.

Ini adalah bulan perdana penyesuaian tarif listrik setelah program diskon resmi dihentikan.

Penetapan tarif baru ini mengacu pada Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 7 Tahun 2024 tentang Tarif Tenaga Listrik yang Disediakan oleh PT PLN (Persero).

Dalam peraturan tersebut, pemerintah menegaskan, kebijakan penyesuaian tarif dilakukan untuk menjaga keseimbangan antara daya beli masyarakat dan keberlangsungan usaha PLN sebagai penyedia listrik.

Tags:
listriktarif listrik 2025tarif listriktarif listrik 50 persensubsidi tarif listrikdiskon listrik tagihan listrik

Mutia Dheza Cantika

Reporter

Mutia Dheza Cantika

Editor