POSKOTA.CO.ID – Dalam podcast "De Maaskantine" di kanal YouTube Sportnieuws, Robert Maaskant, pelatih Helmond Sport di Eerste Divisie, menyampaikan kritik keras atas kebijakan Timnas Indonesia yang dinilai terlalu mengandalkan pemain naturalisasi.
Maaskant menyatakan keprihatinannya dengan menyebutkan bahwa sepuluh pemain keturunan Belanda menjadi starter dalam laga uji coba melawan Australia baru-baru ini.
"Sensasinya terlalu dibesar-besarkan," ujar Maaskant di Sportnieuws, seperti dikutip akun Instagram blitznews.football, Kamis 3 April 2025.
"Kita bahkan tidak mengenal tim ini dan hampir tidak pernah melihat mereka bermain," tambahnya.
Baca Juga: Kevin Diks Terkesima dengan Atmosfer SUGBK Usai Kemenangan Timnas Indonesia atas Bahrain
Polemik mengenai pemain naturalisasi di Timnas Indonesia telah menjadi topik hangat dalam beberapa tahun terakhir, terutama sejak PSSI di bawah kepemimpinan Erick Thohir dan pelatih Shin Tae-yong gencar merekrut pemain keturunan untuk meningkatkan performa tim di kancah internasional.
Naturalisasi pemain di Timnas Indonesia bukan hal baru, tetapi intensitasnya meningkat signifikan di era Shin Tae-yong.
Pemain seperti Jordi Amat, Sandy Walsh, Thom Haye, Ragnar Oratmangoen, hingga Maarten Paes telah menjadi bagian dari skuad Garuda, banyak di antaranya memiliki darah Indonesia melalui garis keturunan.
Kebijakan ini didukung oleh aturan FIFA yang memungkinkan pemain mewakili negara berdasarkan ikatan asli, seperti keturunan atau tempat tinggal, serta UU Kewarganegaraan Indonesia yang mengatur proses naturalisasi.
Baca Juga: Kiper Belanda Ini Terkejut! 3 Rekan Setimnya Pilih Naturalisasi dan Bela Timnas Indonesia
Saat ini Timnas Indonesia sedang berjuang di babak kualifikasi untuk memperebutkan tiket menuju Piala Dunia 2026.