Ganti Nomor HP Karena Gagal Bayar Pinjol? Ini Risiko yang Harus Kamu Tahu

Kamis 03 Apr 2025, 17:02 WIB
Mengganti nomor HP saat galbay pinjol. (Sumber: Pexels/Terje Sollie)

Mengganti nomor HP saat galbay pinjol. (Sumber: Pexels/Terje Sollie)

POSKOTA.CO.ID - Gagal bayar (galbay) di aplikasi pinjaman online (pinjol) sering kali menjadi momok yang menakutkan bagi banyak orang.

Dalam situasi seperti ini, banyak yang berpikir untuk mengganti nomor HP sebagai solusi untuk menghindari gangguan dari pihak pinjol.

Namun, sebelum memutuskan untuk melakukan itu, ada baiknya untuk mengetahui berbagai risiko dan konsekuensi yang terjadi setelah mengganti nomor HP karena gagal bayar pinjol.

Dengan memahami hal ini, kamu bisa membuat keputusan yang lebih bijak dan tidak terburu-buru dalam mengambil langkah di kemudian hari.

Oleh karena itu, sebelum kamu memutuskan untuk mengganti nomor HP, sangat penting untuk mengetahui risiko-risiko yang mungkin kamu hadapi.

Baca Juga: Hati-Hati! Blokir Nomor HP DC Pinjol di Tahun 2025 Bisa Berujung Petaka, Ini Alasannya

Apakah Mengganti Nomor HP Itu Legal?

Secara hukum, tidak ada larangan untuk mengganti nomor HP jika kamu merasa perlu. Namun, perlu diingat bahwa mengganti nomor HP hanya akan memberikan solusi sementara.

Pihak pinjol masih dapat melacak kamu melalui data-data lain yang telah terdaftar sebelumnya.

Selain itu, proses administrasi yang melibatkan nomor lama akan menjadi lebih rumit dan menyulitkan kamu di masa depan.

Apa Saja Risiko Mengganti Nomor HP Saat Galbay Pinjol?

Mengganti nomor HP memang tampaknya bisa menyelesaikan masalah gangguan komunikasi dari pihak pinjol, tetapi keputusan ini sebenarnya membawa sejumlah risiko yang cukup besar.

Dilansir dari kanal YouTube Solusi Keuangan, berikut adalah beberapa risiko yang perlu kamu pertimbangkan.

1. Kesulitan Mengakses Data-Data Penting

Berita Terkait

5 Alasan Pengajuan Pinjol Selalu Ditolak

Minggu 16 Mar 2025, 21:06 WIB
undefined

News Update