Umumnya seseorang memiliki pola makan dalam 24 jam, yaitu 70 persen waktu untuk makan dan 30 persen waktu istirahat makan.
Dengan mengubah pola makan menjadi 30 persen waktu makan dan 70 persen waktu istirahat makan maka kamu sudah bisa mendapatkan konsekuensi defisit kalori.
Untuk mengubah pola makan, kamu bisa memilih jam disiplin makan agar pola makan lebih teratur.
Baca Juga: 4 Cara untuk Menaikkan Berat Badan yang Sehat
Durasi jam disiplin makan yang bisa kamu pilih antara lain:
- Mulai makan pada pukul 08.00 dan berhenti makan setelah pukul 16.00.
- Mulai makan pada pukul 10.00 dan berhenti makan setelah pukul 18.00.
- Mulai makan pada pukul 12.00 dan berhenti makan setelah pukul 20.00.
Dengan menerapkan konsep ini, badan akan menggunakan cadangan lemak untuk menghasilkan tenaga. Sehingga lemak ditubuh akan berkurang diikuti dengan penurunan berat badan.
2. Kontrol karbohidrat yang masuk
Bukan hanya mengontrol jumlah karbohidrat yang masuk ke tubuh, namun kamu juga perlu mengontrol jenis karbohidrat yang masuk tubuhmu.
Pilihlah karbohidrat alami yang mengandung serat dan gulu secara bersamaan, seperti sayuran, ubi, atau kentang.
3. Prioritaskan konsumsi protein
Saat jam makan tiba, sebaiknya kamu memprioritaskan untuk memakan makanan yang tinggi protein agar dapat kenyang lebih lama. Sehingga jumlah makanan yang masuk ke dalam tubuh tidak berlebih.
4. Pilih lemak alami
Pilihlah lemak alami yang berasal dari sumber makanan alami, seperti daging, ikan, ayam, kuning telur, alpukat dan lainnya.
Lemak alami yang berasal dari protein adalah lemak baik sehingga lebih bagus untuk tubuh.
5. Olahraga angkat beban
Sebelum jam makan atau waktu "berbuka" tiba, sebaiknya kamu melakukan olahraga angkat beban terlebih dahulu.