Mengenang Perjalanan Karier Ray Sahetapy, Aktor Legendaris dengan Segudang Prestasi

Rabu 02 Apr 2025, 19:52 WIB
Perjalanan karier aktor legendaris Ray Sahetapy. (Sumber: Instagram/@raysahetapy)

Perjalanan karier aktor legendaris Ray Sahetapy. (Sumber: Instagram/@raysahetapy)

POSKOTA.CO.ID - Aktor legendaris Indonesia, Ray Sahetapy, dikabarkan meninggal dunia pada Selasa, 1 April 2025.

Kabar duka tersebut diinformasikan oleh putranya, Surya Sahetapy melalui sebuah unggahan di akun media sosial Instagram @suryasahetapy.

"Selamat jalan, Ayah! @raysahetapy. We always cherish the memories of our time with you," tulisnya, dikutip Poskota, Rabu, 2 April 2025.

Menurut keluarga, Ray Sahetapy meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD), Jakarta Pusat, pada usia 68 tahun.

Baca Juga: Kabar Duka, Aktor Senior Ray Sahetapy Meninggal Dunia

Aktor senior yang telah membintangi berbagai judul film itu berpulang pada pukul 21.04 WIB.

Diketahui, Ray sudah mengalami sakit diabetes sejak 2017. Pihak keluarga mengungkapkan kondisi Ray sudah semakin kurus daripada sebelumnya.

Perjalanan Karier Ray Sahetapy

Dihimpun dari berbagai sumber, Ray Sahetapy lahir dengan nama Ferenc Raymond Sahetapy pada 1 Januari, 1957 di Donggala, Sulawesi Tengah.

Ia dikenal sebagai aktor senior yang melegendaris di Indonesia dengan karier membentang lebih dari empat dekade.

Baca Juga: Mat Solar Meninggal Dunia, Indro Warkop Merasa Sangat Kehilangan

Sejak kecil, ia sudah menunjukkan bakat hingga ketertarikannya dalam dunia seni terutama seni peran.

Bakatnya semakin terasah setelah aktif dalam berbagai kegiatan teater di sekolah. Ia pun melanjutkan pendidikan di Institut Kesenian Jakarta (IKJ) dan lulus pada 1980.

Ray Sahetapy memulai debut di film bertajuk 'Gadis' (1980) dengan memerankan karakter utama sebagai Jaka.

Pada era 1980-an hingga awal 1990-an, Ray menjadi satu di antara aktor paling popular di tanah air dengan kemampuan akting yang semakin berkembang.

Baca Juga: Ruben Onsu Pilih Mualaf, Ungkap Temukan Ketenangan dalam Islam

Beberapa film popular Indonesia yang telah dibintangnya antara lain 'Ponirah Terpidana' (1984), 'Tatkala Mimpi Berakhir' (1987), dan 'Jangan Bilang Siapa-Siapa' (1990).

Tak hanya itu, Ray juga sempat terlibat dalam produksi film tingkat internasional dengan berperan sebagai tokoh antagonis dalam film 'The Raid' (2011).

Kemudian, ia juga pernah tampil di Captain America: Civil War (2016). Adegan Ray tidak ditampilkan dalam versi final film tersebut, melainkan dimuat dalam The Infinity Saga box set.

Sepanjang perjalanan kariernya, Ray telah menerima tujuh nominasi di ajang bergengsi Festival Film Indonesia (FFI), dengan enam di antaranya sebagai kategori Aktor Terbaik.

Meski belum pernah membawa pulang Piala Citra tersebut, namun jumlah nominasi yang diterima menunjukkan kualitas aktingnya yang sangat dihargai di dunia perfilman Indonesia.

Sementara itu, perannya dalam The Raid telah membawa Ray mendapatkan penghargaan sebagai Pemeran Pendukung Terbaik di Indonesian Movie Actors Awards (2023).

Ray Sahetapy meninggalkan warisan seni yang berharga bagi dunia perfilman Indonesia. Karya-karyanya telah menjadi bagian dari sejarah perfilman yang dikenang oleh banyak generasi.

Berita Terkait

News Update