POSKOTA.CO.ID – Penyaluran bantuan sosial (bansos) dari pemerintah berperan penting dalam memberikan dukungan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Bantuan sangat penting terutama bagi kelompok rentan seperti keluarga miskin, lansia tanpa penghasilan tetap, penyandang disabilitas yang sulit mendapatkan pekerjaan, serta anak-anak dari keluarga kurang mampu yang memerlukannya untuk kelangsungan hidup dan pendidikan mereka.
Meski demikian, tidak jarang penerima mengalami kendala dalam pencairan dana bansos sehingga bantuan yang seharusnya diterima tidak kunjung masuk ke rekening atau kartu bansos mereka.
Jika Anda mengalami situasi ini, penting untuk memahami penyebab utama serta langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mengatasinya.
Baca Juga: Penerima Bansos Wajib Survei untuk Masuk DTSEN 2025? Begini Penjelasannya
Faktor Penyebab Bansos Tidak Cair

Ada berbagai alasan yang dapat menyebabkan bansos tidak bisa dicairkan oleh penerima.
Beberapa di antaranya berkaitan dengan kesalahan administrasi, perubahan status kepesertaan, kendala teknis dalam sistem pencairan, atau faktor lain yang memengaruhi distribusi bantuan.
Berikut beberapa penyebab utama yang sering terjadi:
1. Data Penerima Tidak Terdaftar atau Tidak Valid dalam DTSEN
Agar dapat menerima bansos, seseorang harus terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dikelola oleh Kementerian Sosial.
Jika tidak tercatat atau telah dihapus dari daftar penerima, maka bantuan tidak bisa dicairkan.
Selain itu, kesalahan dalam pencatatan data kependudukan, seperti perbedaan antara Nomor Induk Kependudukan (NIK), Kartu Keluarga (KK), atau nama dengan yang tertera di Dukcapil, dapat mengakibatkan sistem gagal mengenali penerima, sehingga dana bansos tidak masuk ke rekening atau kartu bantuan.