Baca Juga: 7 Manfaat Buah Naga untuk Kulit Wajah, Nomor Terakhir Bisa Cegah Penuaan Dini, yuk Cobain!
Kulit Kering
Pemilik kulit kering adalah kebalikan dari pemilik kulit berminyak. Tipe kulit ini cenderung merasa wajah terutama di sekitar mata dan mulut ‘sangat kencang’ jika tidak melembabkan dalam satu atau dua jam.
Namun kekeringan dan dehidrasi bukan hal yang sama. Kulit kering adalah akibat dari kurangnya minyak di kulit, sementara kulit dehidrasi adalah akibat dari kurangnya air di kulit.
Produk-produk skincare dengan kandungan sodium hyaluronate atau asam hyaluronic adalah pilihan terbaik. Keduanya merupakan humektan yang mengikat kelembaban kulit tanpa menambahkan minyak.
Kulit Berjerawat
Meskipun banyak percaya bahwa jerawat adalah masalah remaja, namun ternyata itu adalah masalah yang dialami oleh orang-orang dari segala usia.
Kulit yang berjerawat cenderung mudah tersumbat karena minyak yang lebih tebal yang dapat terperangkap di bawah folikel kulit, dan tidak dapat muncul ke permukaan.
Seperti kulit berminyak, produk skincare yang memiliki kandungan asam salisilat dapat digunakan untuk merawat kulit rentan jerawat, karena memiliki kemampuan menembus pori dan larut dalam minyak.
Kulit Sensitif
Kulit sensitif biasanya ditandai oleh reaksi kulit terhadap produk topikal dan faktor-faktor seperti sinar UV matahari. Kulit juga dapat menjadi lebih sensitif dari waktu ke waktu.
Salah satunya akibat dari penggunaan produk yang terlalu keras, seperti exfoliasi kulit yang berlebih. Bahan seperti retinoid juga bisa membuat kulit lebih sensitif.
Produk skincare yang memiliki kandungan seperti benzoil peroksida, asam salisilat, asam glikolat dan retinoid harus dihindari karena dapat memperburuk kondisi kulit Anda.
Kulit Kombinasi
Ketika Anda melihat produk skincare yang ditujukan untuk kulit kombinasi, istilah itu biasanya merujuk pada kulit yang sedikit berminyak di area T-zone dan kering di area wajah lainnya.