Jika tersedia, gunakan mixer untuk mempermudah proses ini. Setelah adonan menjadi halus, masukkan kuning telur dan keju parut, lalu aduk rata.
3. Tambahkan Santan dan Tepung Sagu
Masukkan santan kental ke dalam adonan dan aduk kembali hingga tercampur rata. Kemudian, tambahkan tepung sagu yang telah disangrai dan dingin ke dalam adonan, lalu aduk rata hingga semua bahan tercampur sempurna.
4. Cetak Adonan
Pindahkan adonan ke dalam plastik segitiga dan semprotkan adonan ke loyang yang telah dioles oleh margarin sebelumnya.
Pastikan adonan tidak dibiarkan telalu lama di suhu ruang agar tidak mengering dan susah disemprot. Untuk mempermudah, semprotkan adonan dari tengah plastik segitiga, bukan dari atas, agar hasilnya rapi dan tidak terlalu padat.
5. Panggang Adonan
Panaskan oven terlebih dahulu pada suhu 170 derajat celcius. Jika menggunakan oven tangkring, pastikan oven sudah dipanaskan selama 10 hingga 15 menit dengan menutup lubangnya.
Panggang adonan selama kurang lebih 30 sampai 35 menit dengan api atas bawah pada oven listrik. Untuk oven tangkring, panggang dengan api kecil selama 40 menit.
Jika memanggang dua loyang sekaligus, tukar posisi loyang setelah 15-20 menit untuk memastikan kematangan yang merata.
6. Simpan Sagu Kering ke dalam Toples
Setelah matang, biarkan sagu keju dingin sebelum dimasukkan ke dalam toples. Proses pendinginan ini penting untuk menjaga kerenyahan kue agar lebih awet.
Setelah kue sagu benar-benar dingin, simpan ke dalam toples kedap udara agar tetap renyah dan tahan lebih lama.
Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, sagu keju yang dihasilkan akan memiliki tekstur yang lumer di mulut, dan cita rasa yang gurih dan nikmat.