Dengan memiliki dana darurat yang cukup akan memberikan rasa aman dan melindungi Anda dari risiko keuangan yang tak terduga di masa depan.
4. Hindari Pengeluaran Implusif
Ketika menerima uang THR, sering kali godaan untuk membeli barang-barang yang tidak terlalu mendesak datang begitu saja. Untuk itu, sebaiknya hindari pengeluaran implusif yang hanya memberikan kepuasan sesaat.
Salah satu cara efektif untuk mengatur pengeluaran adalah dengan menggunakan prinsip pembagian 50-30-20 persen.
Dengan prinsip ini, Anda dapat mengalokasikan 50 persen dari THR untuk kebutuhan penting seperti kebutuhan Lebaran, zakat, dan pelunasan utang.
Sebanyak 30 persen dapat digunakan untuk keinginan, seperti berbelanja atau merencanakan liburan, sementara 20 persen sisanya sebaiknya disisihkan untuk tabungan dan investasi jangka panjang.
5. Invesati untuk Masa Depan
Apabila terdapat sisa uang THR, salah satu pilihan yang bijak adalah dengan mengalokasikannya untuk investasi yang dapat memberikan manfaat jangka panjang.
Anda bisa mempertimbangkan untuk membeli emas, yang sudah lama dianggap sebagai aset yang stabil, atau memulai bisnis kecil-kecilan yang bisa menjadi sumber penghasilan tambahan.
Dengan cara ini, uang THR tidak hanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga dapat memberi peluang untuk meningkatkan kesehjateraan finansial di masa depan.
Tips mengelola uang THR yang telah dibahas di atas dapat diterapkan untuk memastikan manfaat jangka panjang yang lebih signifikan.
Dengan cara ini, diharapkan bahwa THR yang diterima tidak hanya habis untuk pengeluaran konsumtif semata, tetapi juga memebrikan kontribusi terhadap kestabilan keuangan Anda di masa depan.