Hindari tergoda oleh camilan seperti kue-kue atau makanan ringan yang sering hadir di meja makan. Utamakan makanan bergizi dan seimbang terlebih dahulu.
3. Prioritaskan Lauk Pauk daripada Karbohidrat
Saat menyantap hidangan, pilihlah lauk pauk terlebih dahulu, seperti daging, ayam, ikan, dan sayuran.
Kurangi konsumsi nasi, lontong, atau ketupat. Dengan cara ini, konsumsi karbohidrat dapat diminimalisir, sementara asupan protein dan serat tetap terjaga.
4. Konsumsi Karbohidrat di Akhir Makan
Biasanya, karbohidrat seperti nasi atau lontong sering kali dihidangkan terlebih dahulu. Sebaiknya, makanlah karbohidrat di akhir, setelah mengonsumsi lauk pauk.
Hal ini dapat membantu memperlambat lonjakan gula darah, yang akan lebih stabil jika karbohidrat dikonsumsi setelah protein dan serat.
5. Kurangi Kuah dan Bumbu Berlebih
Banyak hidangan lebaran yang menggunakan bumbu atau kuah kental yang berlemak. Jika memungkinkan, kurangi penggunaan kuah yang banyak atau minyak berlebih.
Ambil lauknya saja dan hindari terlalu banyak konsumsi dressing atau bumbu yang kaya akan kalori.
6. Pilih Minuman yang Lebih Sehat
Hindari minuman manis atau yang mengandung gula tambahan seperti soft drink, teh manis, atau kopi susu.
Pilihlah air putih, teh tanpa gula, atau kopi hitam. Ini akan membantu mengurangi asupan kalori dari gula tersembunyi yang sering ditemukan pada minuman manis.
7. Bawa Pengganti Gula Sendiri
Jika ingin menikmati minuman manis, seperti teh atau kopi, bawa gula merah atau pemanis alami seperti stevia.
Dengan cara ini, Anda bisa mengurangi konsumsi gula berlebih yang biasanya disediakan dalam bentuk gula pasir.
8. Pilih Buah-buahan sebagai Camilan
Saat menikmati hidangan penutup, pilihlah buah-buahan segar sebagai camilan alami. Hindari makanan penutup olahan seperti kue atau permen yang mengandung gula dan bahan pengawet.