Jika kebutuhan nutrisi terpenuhi, tubuh akan tetap memiliki cadangan energi yang cukup untuk mendukung berbagai fungsi, termasuk menjaga kejernihan berpikir dan daya ingat.
Baca Juga: Rahasia Gigi Kuat Selama Ramadhan: Tips Mudah Cegah Sakit Gigi Saat Puasa
Manfaat Puasa untuk Kesehatan Otak
1. Membantu Menjernihkan Pikiran dan Memperbaiki Sel Otak
Seperti diketahui, puasa dapat mengaktifkan proses autofagi, yaitu mekanisme tubuh dalam membersihkan sel-sel yang rusak dan memperbaruinya dengan sel-sel baru.
Proses ini sangat penting bagi otak karena membantu meningkatkan kejernihan berpikir dan memperbaiki fungsi sel-sel saraf.
2. Mengurangi Kerusakan Sel Otak
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa puasa dapat membantu mengurangi tingkat peradangan di dalam tubuh.
Selain itu, puasa juga menurunkan kadar protein C-reaktif, yang merupakan penanda peradangan. Dengan berkurangnya peradangan, risiko kerusakan sel otak pun dapat ditekan.
3. Meningkatkan Fungsi Otak
Puasa diketahui dapat memberikan perlindungan bagi otak dari berbagai bentuk kerusakan.
Selain itu, puasa juga membantu meningkatkan produksi Brain-Derived Neurotrophic Factor (BDNF), yaitu hormon yang berperan dalam mengatur jalannya sinyal dan pertukaran informasi pada saraf otak.
Hal ini berkontribusi dalam menjaga fungsi otak agar tetap optimal.
Baca Juga: Jangan Biarkan Sakit Gigi Ganggu Ibadahmu! Ini Cara Jitu Jaga Kesehatan Gigi Saat Puasa
Tips Agar Puasa Tetap Menyehatkan
Jika ingin mendapatkan manfaat puasa secara maksimal, penting untuk tetap menjaga pola hidup sehat.
Selain mengonsumsi makanan bergizi saat sahur dan berbuka, pastikan juga untuk mencukupi kebutuhan cairan.