Berdasarkan data 2024, puncak kepadatan terjadi pada H-2 dan H-1 Lebaran. Untuk menghindari antrean, disarankan berangkat lebih awal (H-4 hingga H-3) atau memilih waktu malam hari.
Manfaatkan aplikasi navigasi seperti Google Maps atau Waze untuk memantau kondisi jalan secara real-time.
Jika memungkinkan, gunakan jalur alternatif non tol misalnya, melalui jalur selatan Jawa sebagai pengganti Pantura.
Pemerintah telah mengantisipasi lonjakan arus mudik 2025 dengan mempercepat penyelesaian proyek tol seperti Trans Sumatera dan Trans Jawa.
Namun, partisipasi masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas serta mengurangi beban jalan dengan menggunakan transportasi umum tetap menjadi kunci utama kelancaran mudik.
Memahami titik rawan macet bukan hanya soal menghindari jalanan, tetapi juga memastikan kondisi kendaraan prima, membawa logistik cukup, dan menjaga stamina pengemudi.