Mengapa Laptop Tidak Bisa Melakukan Update? Ini Penyebab dan Solusinya

Senin 31 Mar 2025, 00:45 WIB
Solusi jika laptop Anda tidak dapat update sistem. (Sumber: Unsplash/Burst)

Solusi jika laptop Anda tidak dapat update sistem. (Sumber: Unsplash/Burst)

POSKOTA.CO.ID - Saat laptop tidak bisa melakukan update Windows, pengguna sering merasa khawatir karena sistem operasi yang tidak terupdate rentan terhadap bug atau celah keamanan.

Masalah ini bisa muncul karena berbagai faktor, mulai dari koneksi internet yang tidak stabil hingga kerusakan file sistem.

Jika Anda sedang menghadapi situasi ini, simak penjelasan lengkap berikut untuk memahami penyebab dan cara mengatasinya.

Baca Juga: Mengapa RAM Laptop Tiba-Tiba Penuh? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Penyebab Laptop Gagal Update

Proses update Windows membutuhkan koneksi internet yang stabil. Jika jaringan sering terputus atau lambat, proses unduh update bisa gagal.

Pastikan sinyal Wi-Fi atau kabel LAN terhubung dengan baik. Anda juga bisa mencoba restart router atau menghubungkan laptop ke jaringan yang berbeda.

Update Windows biasanya membutuhkan ruang penyimpanan minimal 8–10 GB. Jika hard disk atau SSD hampir penuh, sistem tidak akan bisa mengunduh file update.

Cek kapasitas penyimpanan di Drive C (Local Disk) dan hapus file sampah seperti cache, folder Temporary Files, atau aplikasi tidak penting.

Beberapa aplikasi pihak ketiga, terutama antivirus, bisa memblokir proses update Windows karena menganggapnya sebagai ancaman.

Coba nonaktifkan sementara antivirus atau aplikasi yang berjalan di latar belakang sebelum menjalankan update.

Baca Juga: Layar Laptop Selalu Kotor? Begini Tips Gampang Bersihkan hingga Kinclong dan Bebas Debu

Perbaiki eror update sistem. (Sumber: Pinterest)

Cara Mengatasi Laptop yang Tidak Bisa Update

Bersihkan Penyimpanan di Drive C

Buka File Explorer > klik kanan Local Disk (C:) > pilih Properties > Disk Cleanup. Centang opsi Temporary Files, Downloaded Program Files, atau Recycle Bin untuk menghapus file tidak penting.

Jika perlu, pindahkan data besar (seperti video atau foto) ke drive eksternal.

Gunakan Windows Update Troubleshooter

  1. Buka Settings (Windows + I) > Update & Security > Troubleshoot.
  2. Pilih Windows Update > klik Run the Troubleshooter.
  3. Ikuti instruksi yang muncul untuk memperbaiki error secara otomatis.

Nonaktifkan Antivirus Sementara

Buka aplikasi antivirus yang terinstall (misalnya Avast, Norton, atau McAfee), cari opsi seperti Disable Shield atau Turn Off Protection, dan matikan sementara. Setelah update selesai, jangan lupa mengaktifkannya kembali.

Perbarui Driver Sistem

Driver yang usang bisa menyebabkan konflik dengan proses update. Buka Device Manager (klik kanan menu Start), cari driver dengan tanda segitiga kuning (!), lalu klik kanan > Update Driver.

Baca Juga: Cara Mudah Aktifkan DNS di Google Chrome Lewat Laptop atau Komputer

Tips Mencegah Gagal Update Terulang

  • Selalu sisakan ruang kosong minimal 15–20 GB di Drive C untuk kebutuhan update mendadak.
  • Jangan menunda update Windows terlalu lama, karena versi yang terlalu usang rentan error saat diupdate.
  • Hindari mengunduh update melalui jaringan publik yang lambat atau tidak aman.
  • Selalu backup data penting ke cloud atau eksternal drive sebelum menjalankan update besar.

Jika semua solusi di atas masih belum berhasil, kemungkinan ada kerusakan sistem yang lebih serius.

Anda bisa mencoba melakukan System Restore ke titik pemulihan sebelumnya atau instal ulang Windows.

Untuk menghindari risiko kehilangan data, konsultasikan dengan teknisi profesional jika diperlukan.

Dengan langkah-langkah ini, proses update Windows di laptop Anda diharapkan bisa berjalan lancar!

Berita Terkait

News Update