Cara Niat Puasa Syawal dan Waktu Pelaksanaannya, Mudah Dipahami!

Senin 31 Mar 2025, 21:11 WIB
Niat Puasa Syawal dan Waktu Pelaksanaannya (Sumber: Pinterest)

Niat Puasa Syawal dan Waktu Pelaksanaannya (Sumber: Pinterest)

Niat puasa Syawal sejak malam hari:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلّهِ تَعَالَى​

​Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatis Syawwâli lillâhi ta‘âlâ.

Artinya: "Aku berniat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah Ta'ala."​

Berbeda dengan puasa wajib seperti Ramadan, niat puasa sunnah Syawal masih boleh dilakukan pada pagi hari hingga sebelum Zuhur, asalkan belum makan, minum, atau melakukan hal-hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar. Jika seseorang baru memutuskan untuk berpuasa di siang hari, ia dapat membaca niat berikut:​

Niat puasa Syawal di siang hari:

نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلّهِ تَعَالَى​

​Nawaitu shauma hâdzal yaumi ‘an adâ’i sunnatis Syawwâli lillâhi ta‘âlâ.

Artinya: "Aku berniat puasa sunnah Syawal hari ini karena Allah Ta'ala."​

Dengan fleksibilitas ini, umat Islam tetap dapat menjalankan puasa Syawal meskipun tidak sempat berniat dari malam sebelumnya.​

Tata Cara Puasa Syawal

Tata cara pelaksanaan puasa Syawal tidak berbeda dengan puasa pada umumnya, yaitu:​

  1. Menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal yang membatalkan puasa mulai dari terbit fajar hingga terbenam matahari.​
  2. Melakukan sahur sebelum terbit fajar, meskipun tidak wajib, namun sangat dianjurkan karena mengandung berkah.​
  3. Berbuka puasa segera setelah matahari terbenam dengan makanan atau minuman yang halal dan baik.​
  4. Memperbanyak amalan sunnah seperti membaca Al-Qur'an, berdzikir, dan bersedekah untuk menambah pahala.

Baca Juga: Rekomendasi 7 Wisata Jakarta untuk yang Tak Mudik Lebaran Idul Fitri 2025, Cocok untuk Instagramable

Menggabungkan Puasa Syawal dengan Qadha Ramadan

Berita Terkait

News Update