POSKOTA.CO.ID - Jasa Marga mencatat 1,7 juta kendaraan telah meninggalkan wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang dan Bekasi (Jabotabek) selama periode mudik Lebaran 2025.
Jasa Marga menyebutkan jika puncak arus mudik telah terlewati dan berjalan lancar.
“Sebanyak 1,7 juta kendaraan telah meninggalkan wilayah Jabotabek pada H-10 sampai H-1 libur Idul Fitri 2025,” keterangan dari Jasa Marga.
Catatan tersebut berdasarkan hitungan jumlah kendaraan yang meninggalkan wilayah Jabotabek pada 21 hingga 30 Maret 2025, melalui empat gerbang tol yaitu GT Cikampek Utama, GT Kalihurip Utama, GT Cikupa dan GT Ciawi.
Baca Juga: Pantauan Arus Mudik Lebaran 2025, Link CCTV Jalan Tol dan Rute Alternatif Menghindari Macet
Kemudian sebaran kendaraan yang meninggalkan Jabotabek itu rata-rata mengarah ke arah Trans Jawa dan Bandung sebanyak 977.801. Kemudian 450.537 kendaraan ke arah merak dan 336.774 kendaraan menuju Puncak.
Skema One Way Arus Mudik Lebaran 2025 Resmi Ditutup
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyatakan secara resmi telah menutup pelaksanaan one way dari KM 70 Tol Jakarta - Cikampek sampai KM 414 Tol Kalikangkung, Semarang.
“Sesuai dengan rencana, secara resmi kami menutup pelaksanaan One Way Nasional. Selanjutnya kami akan melakukan persiapan untuk arus balik lebaran,” kata Dudy dikutip dari laman Kemenhub.
Dudy juga mengimbau kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan arus balik lebaran agar merencanakan perjalanan dengan baik.
Baca Juga: Rekomendasi 7 Wisata Jakarta untuk yang Tak Mudik Lebaran Idul Fitri 2025, Cocok untuk Instagramable
Selain itu, disarankan untuk kembali lebih awal sehingga perjalanan dapat lebih lancar dan bisa memanfaatkan diskon tarif tol.
“Kami ingin mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan arus balik dengan baik. Melihat apa yang dilakukan pada arus mudik kemarin, apabila perjalanan direncanakan dengan baik, banyak masyarakat yang melaksanakan secara lancar, aman dan selamat sampai tujuan,” ucap Dudy.
“Jasamarga memberlakukan diskon tarif tol 20 persen tanggal 3-4 April dari Kalikangkung sampai Cikatama. Itu sebabnya kami mengimbau kepada masyarakat untuk merencanakan balik lebih awal. Masyarakat dapat memanfaatkan diskon tersebut,” sambungnya.
Kemudian Menhub dan Kakorlantas juga memastikan puncak arus mudik lebaran telah terlewati dengan aman dan terkendali.
Setelah mengevaluasi pelaksanaan arus mudik, Menhub juga akan berkoordinasi dengan Korlantas untuk mempersiapkan arus balik lebaran.
“Kami laporkan sampai saat ini kondisi lalu lintas sangat lancar dan proyeksi dari H+2 itu 2,1 juta kendaraan. Sudah terdistribusi 1,65 juta kendaraan. Jadi masih ada sisa berkisar 20-25 persen,” pungkas Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho.