Wakapolri Sebut Kepadatan di Tol Trans Jawa karena Pengendara Menunggu One Way

Jumat 28 Mar 2025, 16:15 WIB
Kendaraan memasuki Gerbang Tol Cikampek Utama, Karawang, Jawa Barat, Jum'at, 28 Maret 2025. PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melakukan pembukaan jalur contraflow satu jalur dari arah gerbang tol. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)

Kendaraan memasuki Gerbang Tol Cikampek Utama, Karawang, Jawa Barat, Jum'at, 28 Maret 2025. PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melakukan pembukaan jalur contraflow satu jalur dari arah gerbang tol. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Wakapolri Komjen Ahmad Dofiri menyebut arus lalu lintas di Tol Trans Jawa sempat mengalami kepadatan pada Kamis 27 Maret 2025.

Situasi itu terjadi karena banyaknya pemudik atau pengendara yang menunggu rekayasa lalu lintas berupa one way atau satu arah diberlakukan.

Karena itu ia meminta pemudik agar tidak menunggu skeme one way diterapkan.

"Jadi kami harap pemudik jangan sampai menunggu kapan one way dilakukan, kemarin terjadi karena apa? Salah satu kepadatan karena mereka menunggu one way," ujar Ahmad Dofiri kepada awak media di Gerbang Tol Cikatama, Jumat, 28 Maret 2025.

Baca Juga: Ganjil Genap di Jakarta Ditiadakan hingga 7 April 2025

Lebih lanjut, Dofiri mengatakan, saat ini skema one way sedang diberlakukan dari KM 70 Gerbang Tol Cikatama hingga KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung.

Ia berharap kebijakan ini bisa mengurai kepadatan para pemudik yang terjadi di puncak arus mudik yang diprediksi terjadi hari ini, Jumat, 28 Maret 2025.

"Ganjil genap sudah diberlakukan, contraflow sudah dilakukan, one way juga sudah dilakukan. Skema-skema seperti itu mudah-mudahan nanti akan memperlancar mudik kali ini," beber Dofiri.

Menurut Dofiri, saat ini sudah ada 1,2 juta pemudik yang telah bergerak ke kampung halamannya. Diprediksi, tahun ini ada sekitar 2,1 juta pemudik.

Kemudian sudah ada 54,2 persen pemudik yang telah meninggalkan Jakarta menuju arah timur.

Berita Terkait

News Update