Francisca Christy Rosana atau akrab disapa Cica merupakan seorang jurnalis media Tempo yang kini tengah disorot pasca teror kepala Babi. (Sumber: Capture Instagram Francisca Christy Rosana)

Nasional

Ini Deretan Skandal Panas yang Pernah Dibongkar Cica Tempo

Minggu 23 Mar 2025, 08:00 WIB

POSKOTA.CO.ID - Sosok Francisca Christy Rosana, atau akrab disapa Cica, kini menjadi sorotan pasca pengiriman potongan bangkai kepala babi. Selain itu, peristiwa kedua yakni pengiriman enam bangkai tikus tanpa kepala.

Dua simbol kekerasan itu dikirim ke kantor redaksi Tempo di Palmerah, Jakarta Barat, tempat ia menjalankan profesinya sebagai wartawan politik dan host podcast Bocor Alus Politik.

Teror tersebut diduga kuat berkaitan dengan serangkaian liputan kontroversial yang selama ini ia garap. Mengenai laporan yang mengungkap praktik gelap di balik kekuasaan, kartel, dan korupsi.

Namun, ancaman itu tidak pernah membuatnya surut. Sejak bergabung dengan Tempo pada 2015, lulusan Sastra Indonesia Universitas Gadjah Mada ini telah membuktikan dirinya sebagai jurnalis yang teguh memegang prinsip.

Cica dikenal atas keberaniannya menyelami isu-isu sensitif, dari dugaan kecurangan pemilu hingga skandal tambang ilegal. Liputannya tajam, argumentatif, dan kerap menempatkannya di garis depan pertempuran melawan korupsi dan ketidakadilan.

Kini, di tengah sorotan publik atas kasus teror yang menimpanya, mari kita telusuri kembali rekam jejak liputan kontroversial Francisca Christy Rosana, apa saja berita kontroversi yang pernah dibuatnya.

Baca Juga: Francisca Christy Rosana, Jurnalis Tangguh Tempo yang Diteror Paket Kepala Babi dan Bangkai Tikus

Daftar Liputan Kontroversial Karya Francisca Christy Rosana di Tempo

Sebagai jurnalis investigasi di desk politik Tempo, Francisca Christy Rosana (Cica) dikenal berani mengungkap laporan-laporan tajam yang kerap menyentuh wilayah sensitif kekuasaan. Berikut ini beberapa liputan kontroversial yang pernah ia buat selama berkarier di Tempo:

1. Skandal Pengaturan Proyek Infrastruktur di Lembaga Negara (2023)

Cica membongkar adanya dugaan praktik pengaturan tender proyek infrastruktur senilai triliunan rupiah di sebuah lembaga negara strategis.

Laporan ini mengungkap bagaimana jaringan pejabat tinggi dan kontraktor bermain dalam pengadaan proyek, lengkap dengan data aliran dana mencurigakan ke beberapa rekening pribadi.

Dampak:

Memicu penyelidikan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pejabat yang disebut dalam laporan sempat menggugat Tempo atas pencemaran nama baik, meskipun akhirnya kalah di pengadilan.

2. Bocoran Isi RUU Cipta Kerja Jilid II sebelum Disahkan (2022)

Melalui akses sumber internal, Cica mempublikasikan bocoran draft revisi UU Cipta Kerja yang menuai polemik besar.

Ia mengulas potensi dampak negatif terhadap buruh dan lingkungan, yang sebelumnya tidak pernah diungkap secara terbuka oleh pemerintah.

Dampak:

Memicu aksi demonstrasi serikat buruh dan mahasiswa di berbagai kota.

Pemerintah sempat mengklarifikasi isi bocoran, meskipun sebagian besar poin yang diangkat Cica terbukti akurat setelah disahkan.

Baca Juga: Kantor Tempo Diteror Bangkai Tikus Terpenggal, Netizen Beri Dukungan

3. Dugaan Kecurangan Pemilu oleh Tim Sukses Salah Satu Paslon (2024)

Di tahun politik, Cica meliput investigasi terkait dugaan kecurangan pemilu, termasuk operasi penggelembungan suara di beberapa daerah.

Ia mewawancarai narasumber dari kalangan panitia pemilu, saksi lapangan, hingga aktivis yang mendokumentasikan pelanggaran.

Dampak:

Laporan tersebut membuat Komisi Pemilihan Umum (KPU) dipanggil Komnas HAM dan Ombudsman RI untuk dimintai penjelasan.

Tim sukses paslon yang disebut dalam laporan sempat mengancam melakukan tindakan hukum terhadap Tempo.

4. Eksklusif: Jejak Aliran Dana ke Pejabat dalam Kasus Izin Pertambangan Ilegal (2023)

Dalam laporan investigasi mendalam, Cica berhasil menelusuri aliran dana hasil tambang ilegal di Kalimantan yang diduga mengalir ke beberapa nama besar di Jakarta.

Laporan ini menyertakan bukti transfer dan pengakuan sumber dalam jaringan tersebut.

Dampak:

Mengundang perhatian DPR RI yang mendesak adanya audit besar-besaran terhadap izin tambang di Kalimantan.

Salah satu perusahaan tambang melakukan pembatasan akses bagi jurnalis ke lokasi-lokasi tambang setelah liputan ini tayang.

Baca Juga: Kardus Berisi Tikus Tanpa Kepala Ditemukan di Kantor Tempo, Publik Desak Polisi Usut!

5. Penelusuran Aset Pejabat Publik yang Tak Sesuai LHKPN (2021)

Cica juga pernah menggarap seri laporan yang mengungkap ketidakcocokan antara Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) beberapa pejabat dengan aset sebenarnya.

Ia memuat temuan terkait properti mewah di luar negeri yang tidak pernah dilaporkan.

Dampak:

Mendorong KPK melakukan klarifikasi dan investigasi lanjutan.

Mengundang reaksi keras dari beberapa pejabat yang disebut, bahkan berujung intimidasi dalam bentuk pemantauan aktivitas Cica di lapangan.

6. Investigasi Mafia Impor Pangan: Kartel di Balik Harga Pangan Naik-Turun (2022)

Dalam serial laporan ini, Cica mengungkap dugaan praktik kartel impor pangan, terutama beras dan gula.

Ia membedah bagaimana beberapa perusahaan besar diduga mengatur kuota impor demi keuntungan pribadi, menyebabkan harga pangan berfluktuasi secara tidak wajar.

Dampak:

Otoritas persaingan usaha (KPPU) membuka penyelidikan.

Laporan ini juga membuat publik ramai-ramai menyoroti kebijakan pangan pemerintah.

7. Eksklusif: Skandal Penempatan Tenaga Kerja Indonesia secara Ilegal di Timur Tengah (2021)

Liputan Cica tentang perdagangan manusia dalam kedok penempatan TKI ilegal ke Timur Tengah memuat kisah-kisah korban yang mengalami kekerasan. Ia mengupas jaringan agen ilegal yang bekerja sama dengan oknum aparat di beberapa daerah.

Dampak:

Pemerintah Indonesia memperketat prosedur pengiriman TKI ke Timur Tengah.

Beberapa agen perekrutan ilegal ditindak setelah laporan ini dipublikasikan.

Cica: Tetap Tangguh di Tengah Ancaman

Berkat sepak terjangnya dalam mengangkat laporan-laporan yang sensitif dan berisiko tinggi, Francisca Christy Rosana tak jarang menjadi sasaran intimidasi. Namun, dedikasinya terhadap jurnalisme investigasi tetap tak tergoyahkan.

Di tengah ancaman teror kepala babi dan bangkai tikus yang baru-baru ini ia alami, Cica menegaskan bahwa ia tidak akan mundur dari profesinya. Baginya, mengungkap kebenaran adalah tugas utama seorang jurnalis.

Tags:
Teror Kepala BabiJurnalisFrancisca Christy RosanaCica Tempo

Yugi Prasetyo

Reporter

Yugi Prasetyo

Editor