POSKOTA.CO.ID - Bulan Ramadhan merupakan waktu yang penuh berkah bagi umat Muslim di seluruh dunia. Selama sebulan penuh, umat Islam menjalankan ibadah puasa dari terbit fajar hingga terbenam matahari.
Namun, tak sedikit yang mengalami pusing kepala saat berpuasa, yang dapat mengganggu kenyamanan dalam beribadah dan beraktivitas sehari-hari.
Baca Juga: Kurang Tidur Saat Puasa Ramadhan? Ini Jumlah Jam Ideal dan Hadits yang Harus Kamu Tahu!
Penyebab Pusing Kepala Saat Berpuasa
Pusing kepala saat berpuasa dapat disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain:
- Dehidrasi – Kurangnya asupan cairan selama puasa dapat menyebabkan tubuh kehilangan banyak cairan, sehingga mengakibatkan pusing.
- Gula Darah Rendah – Saat berpuasa, kadar gula dalam darah bisa menurun drastis, yang dapat memicu sakit kepala.
- Kurang Tidur – Pola tidur yang berubah selama Ramadhan dapat menyebabkan kurangnya waktu istirahat yang cukup.
- Kafein Withdrawal – Bagi mereka yang terbiasa mengonsumsi kopi atau teh dalam jumlah besar, berhenti secara tiba-tiba saat puasa dapat menyebabkan sakit kepala.
- Tekanan Darah Rendah – Penurunan tekanan darah akibat perubahan pola makan juga dapat memicu pusing.
Cara Mengatasi dan Mencegah Pusing Kepala Saat Berpuasa
Untuk mengurangi risiko pusing kepala selama berpuasa, berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan:
Pastikan Asupan Cairan Cukup
Minumlah air putih yang cukup saat sahur dan berbuka untuk mencegah dehidrasi.
Hindari minuman berkafein yang dapat meningkatkan risiko dehidrasi.
Konsumsi Makanan Sehat dan Bergizi
Pilih makanan dengan indeks glikemik rendah seperti oat, nasi merah, atau roti gandum saat sahur agar energi bertahan lebih lama.
Perbanyak konsumsi buah dan sayur untuk menjaga keseimbangan elektrolit tubuh.
Baca Juga: Benarkah Puasa Ramadhan Bisa Tingkatkan Kesehatan Sistem Pencernaan? Peneliti Ungkap Fakta Ilmiahnya
Atur Pola Tidur
Cobalah untuk tidur lebih awal agar tubuh mendapatkan waktu istirahat yang cukup.