POSKOTA.CO.ID - Pada awal tahun 2025, Presiden dan jajaran pemerintah Indonesia mengumumkan sejumlah bantuan sosial yang ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi keluarga penerima manfaat (KPM).
Dilansir dari kanal Youtube Info Bansos, bantuan ini mencakup tiga program utama yang sangat dibutuhkan, yaitu bonus beras 30 kg, bantuan uang tunai hingga Rp1,8 juta, dan modal usaha hingga Rp6 juta.
Program-program tersebut merupakan langkah strategis pemerintah untuk memperbaiki kondisi ekonomi masyarakat yang terdampak pandemi serta memberikan kesempatan bagi mereka untuk mandiri secara ekonomi.
Penyaluran bantuan ini dirancang agar tepat sasaran dan sesuai dengan data yang valid, memastikan bahwa mereka yang paling membutuhkan mendapat dukungan yang maksimal.
Program ini juga diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang bagi keluarga penerima manfaat, dengan meningkatkan taraf hidup mereka dan membuka peluang usaha baru.
Siapa saja yang berhak menerima bantuan ini? Bagaimana proses penyalurannya? Mari kita bahas selengkapnya.
Bonus Beras 30 Kg
Program bonus beras 30 kg akan diberikan kepada keluarga penerima manfaat (KPM) yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan Program P3KE. Bantuan ini sangat penting untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan pokok mereka.
Beras gratis ini merupakan perpanjangan dari program sebelumnya yang terbukti membantu jutaan keluarga selama pandemi. Dengan melibatkan Badan Pangan Nasional, pemerintah memastikan distribusi beras berjalan lancar dan tepat sasaran.
Bonus Uang Tunai Hingga Rp1,8 Juta
Selain beras, pemerintah juga memberikan bonus uang tunai hingga Rp1,8 juta melalui Program Indonesia Pintar (PIP). Bantuan ini ditujukan untuk mendukung sektor pendidikan.
Siapa yang bisa mendapatkan bantuan PIP ini?
- Siswa SD, SMP, dan SMA yang terdaftar dalam program PIP.
- Siswa yang telah mengaktifkan rekening PIP di bank yang ditunjuk.