Tak Hanya Kesehatan Mulut, Penelitian Ungkap Rutin Sikat Gigi Bisa Tingkatkan Fungsi Otak

Kamis 17 Okt 2024, 10:38 WIB
Ilustrasi. Penelitian ungkap manfaat sikat gigi bis atingkatkan fungsi otak. (Freepik)

Ilustrasi. Penelitian ungkap manfaat sikat gigi bis atingkatkan fungsi otak. (Freepik)

POSKOTA.CO.ID - Menyikat gigi merupakan salah satu hal yang penting untuk menjaga kesehatan dan kebersihan gigi dan mulut.

Namun rupanya tak hanya itu, ada manfaat lain dari sikat gigi yang tak banyak ornag tahu.

Salah satunya yakni diyakini bisa meningkatkan fungsi otak.

Hal tersebut konon telah diteliti melalui beberapa penelitian ilmiah.

Dikutip dari Mirror, penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Neurology mengemukakan bahwa menyikat gigi dapat meningkatkan fungsi otak serta membantu mengurangi resiko demensia.

Orang dengan kebersihan gigi yang baik memiliki lebih banyak neuron di hippocampus, yang berperan dalam memori. 

Penyakit gusi dan kehilangan gigi dikaitkan dengan berkurangnya materi abu-abu dan menurunnya kesehatan mental.

Sejumlah ilmuwan mengatakan kunjungan rutin ke dokter gigi dapat membantu mencegah Alzheimer.

Penulis utama Dr. Satoshi Yamaguchi dari Universitas Tohoku di Jepang menyoroti pentingnya mengevaluasi hubungan potensial antara kehilangan gigi, penyakit gusi, dan demensia.

Studi menyebut kondisi ini dapat memengaruhi area otak untuk berpikir dan mengingat, memberikan alasan lain untuk merawat gigi dengan lebih baik. 

Mengunyah juga meningkatkan aliran darah dan oksigen ke kepala, dengan kata lain menjaga kesehatan otak.

Partisipan dalam penelitian ini adalah sebanyak 172 orang Jepang dengan usia rata-rata 67 tahun dan tidak memiliki masalah ingatan pada awalnya.

Studi tersebut mengungkapkan bahwa individu dengan penyakit gusi ringan dan gigi yang lebih sedikit, mengalami tingkat penyusutan otak yang lebih cepat di hippocampus kiri, yang penting untuk mengingat kata dan bahasa.

Fenomena yang sama diamati pada mereka yang menderita penyakit gusi parah dan lebih banyak gigi. 

Penyakit gusi disebabkan oleh peradangan pada jaringan pendukung gigi. Ini memengaruhi sekitar satu dari tujuh orang dewasa.

"Studi kami menemukan kondisi ini mungkin berperan dalam kesehatan area otak yang mengontrol pemikiran dan ingatan - memberi orang alasan lain untuk merawat gigi mereka dengan lebih baik," kata Penulis Utama Dr Yamaguchi

"Mengontrol perkembangan penyakit gusi melalui kunjungan gigi secara teratur sangat penting, dan gigi dengan penyakit gusi yang parah mungkin perlu dicabut dan diganti dengan alat prostetik yang sesuai," katanya.

Itulah alasan mengapa sikat gigi baik bagi fungsi otak yang akan berpengaruh juga pada kesehatan tubuh lainnya. (*)

Dapatkan berita dan informasi menarik lainnya di Google News dan jangan lupa ikuti kanal WhatsApp Poskota agar tak ketinggalan update berita setiap hari.

Berita Terkait

News Update