Terlilit Utang Pinjol Ilegal Bikin Sengsara, Hindari Pinjaman dan Kenali Risikonya!

Minggu 06 Okt 2024, 20:54 WIB
Hindari pinjol ilegal dan kenali risikonya agar tak terlilit utang yang malah bikin sengsara. (Halodoc/Shandra)

Hindari pinjol ilegal dan kenali risikonya agar tak terlilit utang yang malah bikin sengsara. (Halodoc/Shandra)

POSKOTA.CO.ID - Pinjaman online (pinjol) kini menjadi pilihan utama bagi banyak orang yang membutuhkan dana dengan cepat. 

Namun, penggunaan layanan ini juga membawa risiko, terutama jika memilih pinjaman online yang ilegal dan tidak terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Pinjol ilegal dapat menyebabkan kerugian finansial yang bikin sengsara. 

Oleh karena itu, sangat penting untuk mengetahui perbedaan antara pinjol yang legal dan ilegal. 

Pinjaman online ilegal beroperasi tanpa izin resmi dari OJK dan sering kali menawarkan bunga yang sangat tinggi. 

Selain itu, metode penagihan pinjol ilegal pun terkenal kasar.

Risiko Menggunakan Pinjol Ilegal

Mengandalkan pinjol ilegal dapat berdampak negatif bagi peminjam. 

Berikut adalah beberapa risiko yang perlu diperhatikan:

1. Bunga Sangat Tinggi

Pinjol ilegal sering mengenakan bunga jauh di atas ketentuan yang berlaku, yaitu antara 0,067% hingga 0,3% per hari. 

Jika bunga yang ditawarkan melebihi angka ini, waspadalah.

2. Metode Penagihan Menakutkan

Proses penagihan yang diterapkan oleh pinjol ilegal bisa melibatkan ancaman dan pelecehan, menciptakan tekanan psikologis yang berat bagi peminjam.

3. Penyalahgunaan Akses Perangkat

Peminjam biasanya diminta memberikan akses ke data di perangkat mereka saat mengajukan pinjaman. 

Pinjol ilegal dapat menyalahgunakan akses ini, merugikan privasi dan keamanan pribadi.

4. Data Pribadi Disalahgunakan

Pinjol ilegal sering mengumpulkan data pribadi peminjam. Jika peminjam tidak mampu membayar, data tersebut dapat disalahgunakan, sehingga meningkatkan beban mental.

5. Informasi Pribadi Disebarkan 

Dalam beberapa kasus, pinjol ilegal menggunakan taktik intimidasi.

Caranya yaitu dengan menyebarkan informasi atau foto pribadi peminjam kepada kontak di perangkat mereka.

Sehingga tindakan inih merusak reputasi peminjam.

6. Kurangnya Perlindungan Hukum

Tanpa registrasi di OJK, peminjam tidak mendapatkan perlindungan hukum. Sehinggaembuat mereka lebih rentan terhadap tindakan penyalahgunaan.

7. Biaya Administrasi yang Tidak Transparan

Pinjol ilegal sering mengenakan biaya administrasi yang sangat tinggi dan tidak jelas, jauh melebihi standar lembaga keuangan yang sah.

Melindungi Diri dari Pinjol Ilegal

Untuk menghindari risiko-risiko tersebut, penting untuk hanya menggunakan layanan pinjaman online yang terdaftar dan memiliki izin dari OJK. 

Selalu lakukan pengecekan terhadap legalitas dan izin operasional sebelum mengajukan permohonan. 

Dengan cara ini, Anda dapat melindungi diri dari berbagai bahaya yang mungkin ditimbulkan oleh pinjol ilegal.

Sekian informasi mengenai risiko terjerat pinjol ilegal. Semoga bermanfaat!

Dapatkan berita dan informasi menarik lainnya di Google News dan jangan lupa ikuti kanal WhatsApp Poskota agar tak ketinggalan update berita setiap hari. 

Berita Terkait

Cara Lunasi Utang Pinjaman Online

Jumat 11 Okt 2024, 21:55 WIB
undefined

News Update