POSKOTA.CO.ID - Nomor Induk Kependudukan (NIK) Kartu Tanda Penduduk (KTP) ini berhak mendapatkan saldo dana Rp2.400.000 dari bantuan sosial (bansos) pemerintah.
Data tersebut tertuju kepada kategori penyandang disabilitas dan lanjut usia (lansia) yang telah memenuhi syarat Program Keluarga Harapan (PKH).
Adapun uang subsidi sebesar Rp2.400.000 dari bansos PKH 2024 akan diberikan selama satu tahun penuh.
Sementara untuk hitungan per tahapnya, kedua kategori tersebut mendapatkan nominal dana sesuai dengan metode pencairannya.
Tentang PKH
PKH merupakan bansos bersyarat besutan pemerintah yang disalurkan kepada keluarga kurang mampu di setiap daerah.
Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bansos PKH adalah mereka yang datanya masuk di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial (Kemensos).
Sebagai bantuan bersyarat, PKH memberikan akses kepada KPM untuk senantiasa memanfaatkan fasilitas yang disediakan, khususnya dalam aspek layanan kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan sosial.
Bansos ini telah disalurkan kepada masyarakat sejak 2007 dan masih berlanjut hingga saat ini pada 2024.
Besaran Bansos PKH
Dalam satu tahun, KPM bansos PKH akan mendapatkan nominal dana sebesar:
- Penyandang disabilitas: Rp2.400.000/tahun
- Lansia 70 tahun: Rp2.400.000/tahun
- Ibu hamil, masa nifas: Rp3.000.000/tahun
- Balita 0-6 tahun: Rp3.000.000/tahun
- Siswa Sekolah Dasar (SD): Rp900.000/tahun
- Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP): Rp1.500.000/tahun
- Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA): Rp2.000.000/tahun
Penyaluran saldo dana bansos PKH biasanya dilakukan per tahap melalui dua metode.
KPM bisa mencairkan via rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) di bank BNI, BRI, BTN, Mandiri, dan BSI per dua bulan.