Pembunuhan Rizky Tak Bestie

Kamis 08 Agu 2024, 08:02 WIB
Ilustrasi penganiayaan. (Poskota)

Ilustrasi penganiayaan. (Poskota)

SIKAP Rizky Zakaria, korban tewas dibunuh rekan sendiri di Tambun, Bekasi beberapa waktu lalu dapat menjadi contoh bahwa perkawanan tidak selamanya bestie. Bahkan, pemuda 22 tahun itu pun lebih memilih kehilangan teman hingga nyawa sekaligus ketimbang berbuat kriminal.

Sebagaimana diketahui juga, belakangan ini pergaulan anak-anak jaman now lebih cenderung mengedepankan apa yang disebut solidaritas atau rasa persahabatan tanpa batas. Tak salah bila rasa solidaritas itu tertanam dalam hal-hal positif, namun bakal menjadi negatif bila solidaritas dipakai untuk melakukan perbuatan-perbuatan tidak baik.

Berbuat negatif dengan mengatasnamakan solidaritas, untuk berjamaah atau bersama-sama melakukan hal-hal yang tak terpuji bahkan melanggar hukum sekalian.

Sebagaimana kasus Rizky Zakaria, korban tewas dibunuh rekan sendiri, Ken, karena menolak diajak mencuri sebuah sepeda motor dari dalam toko. Adapun, peristiwa tersebut terjadi di wilayah Babelan, Kecamatan Tambun, Kabupaten Bekasi, pada Minggu 4 Desember 2024.

Penolakan korban untuk ikut serta melakukan pencurian itu, rupanya membuat kesal pelaku. Tanpa babibu, pelaku mengambil golok yang diduga untuk jaga diri dalam aksi pencuriannya itu dan kemudian langsung menebaskannya ke leher Rizky. Korban pun dengan seketika ambruk, dan berlumuran darah.

Sementara itu, akibat perbuatannya pelaku kini dijelaskan Kasie Humas Polres Metro Bekasi, AKP Akhmadi telah diamankan dan dimintai keterangan penyidik. Polisi juga masih mendalami, termasuk motif tersangka tega menghabisi temannya sendiri tersebut.

Ada rasa sedih dan marah dalam keluarga korban terhadap kejadian berdarah itu, terlebih Rizky yang merupakan sulung dalam anggota keluarga harusnya Senin kemarin menjalani wawancara kerja. Keluarga pun, sebelumnya berharap korban bisa membantu ekonomi keluarga dengan bekerja.

Apa yang dialami Rizky tentu bisa menjadi contoh bersama dalam berteman, bahwa tidak semuanya perintah atau ajakan teman atau bestie sekalian harus dijalankan bilamana hal itu bertentangan.

Jangankan retaknya persahabatan, nyawa taruhannya sekalipun bakal menjadi pilihan sebagaimana yang dilakukan Rizky Zakaria. Melakukan penolakan dalam berbuat melanggar hukum, sekalipun besti yang mengajaknya. (*)


Berita Terkait


News Update