ADVERTISEMENT

Satgas Pangan Gelar Operasi Pasar, 10 Ton Beras Ludes dalam Sekejap

Sabtu, 24 Februari 2024 17:04 WIB

Share
Antusiasme masyarakat dalam mendapatkan beras murah nampak pada operasi pasar di halaman Kantor Desa Tambak. (ist)
Antusiasme masyarakat dalam mendapatkan beras murah nampak pada operasi pasar di halaman Kantor Desa Tambak. (ist)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

SERANG, POSKOTA.CO.ID - Tim Satgas Pangan Polres Serang menggelar operasi pasar beras murah di Mapolsek Cikande dan Kantor Desa Tambak, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Sabtu (24/2/2024).

Selain beras masing-masing sebanyak 5 ton paketan 5 kg seharga Rp53 ribu per paket, Tim Satgas Pangan juga menjual minyak goreng dan gula. Komoditi bahan pokok ini disediakan Tim Satgas Pangan Polres Serang, Bulog Sub Divre, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

"Operasi pasar sembako murah ini kita laksanakan rutin setiap hari Tim Satgas Pangan dengan instansi terkait. Tujuannya menstabilkan harga dan distribusi harga kebutuhan pokok, khususnya beras yang masih tinggi di pasaran," kata Kapolres Serang AKBP Candra Sasongko kepada poskota.co.id.

Menurut Candra, operasi pasar ini digelar di dua lokasi yaitu di halaman Polsek Cikande dan Kantor Desa Tambak. Selain beras yang disiapkan di dua lokasi itu sebanyak 10 ton, Tim Satgas Pangan juga menjual gula pasir dan minyak goreng.

Kapolres mengatakan bahwa antusiasme masyarakat cukup tinggi dalam mendapatkan beras murah di dua lokasi yang disiapkan. Tak heran jika 10 ton beras, gula, dan minyak goreng yang disediakan habis terjual dalam waktu singkat.

Ia berharap dengan adanya operasi pasar murah dapat membantu masyarakat dalam mendapatkan barang kebutuhan dapur dengan harga yang terjangkau.

"Operasi pasar ini akan kami lakukan hingga ketersediaan maupun harga kebutuhan pokok di pasaran bisa kembali normal sesuai yang telah ditetapkan pemerintah," tandasnya.

Lebih lanjut Kapolres mengatakan bahwa Tim Satgas, Bulog serta pemerintah daerah terus melakukan koordinasi untuk menstabilkan harga beras di pasaran. Oleh karenanya, Tim gabungan ingin memastikan distribusi beras lancar, mulai dari tingkat produsen hingga pengecer.

"Jadi kami ingin memastikan ketersediaan lancar dan harga bahan pokok terjangkau masyarakat sampai dengan lebaran Idul Fitri 1445 Hijriyah," tegasnya. (Haryono)

ADVERTISEMENT

Reporter: Rahmat Haryono
Editor: Firman Wijaksana
Sumber: -

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT