Usai Melaut, Empat Orang Nelayan Labuan Pandeglang Tersambar Petir

Rabu, 6 Desember 2023 14:56 WIB

Share
Caption: Sejumlah nelayan saat melakukan proses pencarian korban tersambar petir. (ist)
Caption: Sejumlah nelayan saat melakukan proses pencarian korban tersambar petir. (ist)

PANDEGLANG, POSKOTA.CO.ID - Sebanyak empat orang nelayan asal Kecamatan Labuan, Pandeglang, Banten, tersambar petir saat mencari ikan di perairan laut Pulau Popole, Rabu (6/12/2023).

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Poskota.co.id pada hari Rabu (6/12/2023) sekitar pukul 11:30 WIB, berlokasi di perairan laut Pulau Popole di Desa Cigondang, Labuan, sebanyak empat orang nelayan mengalami kecelakaan laut akibat tersambar petir.

Para nelayan tersebut menggunakan perahu kapal, ke empat nelayan tersebut bernama Edi (Nahkoda), Apipudin, Rohman, dan Samsudin.

Akibat kejadian itu, tiga nelayan berhasil selamat dan satu nelayan yang bernama Edi hilang dan masih dilakukan proses pencarian.

Kepala Desa Cigondang, Kecamatan Labuan, Cepi Suteja membenarkan, jika empat orang nelayan yang merupakan warganya mengalami lakalaut saat hendak pulang usai mencari ikan di kawasan Popole.

"Jadi para nelayan itu menuju pulang, pas di pertengahan ada badai dan petir. Nah kapal mereka disambar petir," ungkapnya, Rabu (6/12/2023).

Dikatakan Cepi, akibat perahunya disambar petir membuat satu orang nelayan jatuh ke laut dan dinyatakan hilang.

Namun tiga nelayan lain berhasil diselamatkan.

"Yang hilang itu bernama Edi, nahkoda kapal. Saat ini para nelayan lain bersama Polairud dan tim SAR tengah melakukan proses pencarian," ujarnya.

Pihaknya juga berharap, nelayan yang hilang tersebut bisa segera ditemukan. "Ya mudah-mudahan segera ditemukan, karena saat ini sedang dilakukan pencarian," pungkasnya. (Samsul Fatoni)

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar