Besok Pagi, Firli Bahuri Diperiksa dengan Kapasitas Sebagai Tersangka Kasus Pemerasan

Kamis, 30 November 2023 19:17 WIB

Share
Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Ade Safri Simanjuntak. (Pandi)
Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Ade Safri Simanjuntak. (Pandi)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Ketua KPK Firli Bahuri dipastikan hadir menjalani pemeriksaan lanjutan sebagai tersangka kasus pemerasan terhadap mantan Mentan Syahrul Yasin Limpo pada Jumat (1/12/2023) di Bareskrim Polri.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Ade Safri Simanjuntak mengatakan Firli akan menghadiri pemeriksaan dengan kapasitas sebagai tersangka pagi hari

"Dari penasehat hukumnya mengkonfirmasi untuk FB akan hadir jam 09.00 WIB besok pagi di Dittipidkor Bareskrim Polri untuk dimintai keterangannya dalam kapasitas tersangka," katanya kepada wartawan, Kamis (30/11/2023).

Sekedar informasi, Syahrul Yasin Limpo selesai menjalani pemeriksaan dengan kapasitas sebagai saksi kasus pemerasan oleh ketua KPK Firli Bahuri di Gedung Bareskrim Polri, Rabu (29/11/2023).

Mantan Mentan itu selesai menjalani pemeriksaan sekira pukul 21.30 WIB setelah menjalani pemeriksaan sejak pukul 14.00 WIB.

Kepada wartawan, tersangka kasus korupsi di lingkungan Kementerian Pertanian mengatakan bahwa ini merupakan pemeriksaan lanjutan dirinya sebagai saksi kasus pemerasan oleh Firli Bahuri.

"Saya diperiksa mulai dari jam 14.00 sampai sekarang tentu pemeriksaan ini adalah lanjutan dari pemeriksaan-pemeriksaan yang sebelumnya," katanya kepada wartawan.

Ia mengaku dalam perkara kasus pemerasan telah menyampaikan apa yang dia alami seluruhnya kepada penyidik. Namun Syahrul Yasin Limpo tak mau membeberkan detail.

"Apa yang saya alami, apa yang saya tau, saya sudah sampaikan ke penyidik dan tentu saja secara teknis saya tidak bisa sampaikan," tuturnya.

"Saya merasa bahwa apa yang saya lakukan tentu saja jadi tanggung jawab saya secara yuridis sebagai warga negara saya kira itu terima kasih perhatiannya," tambah Syahrul.

Halaman
Reporter: Pandi Ramedhan
Editor: Fernando Toga
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar