Pasca Kekeringan, Sebagian Petani di Pandeglang Sudah Dapat Bantuan Puso

Senin, 27 November 2023 12:31 WIB

Share
Nuridawati, Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura DPKP Pandeglang. (Foto: Samsul Fatoni).
Nuridawati, Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura DPKP Pandeglang. (Foto: Samsul Fatoni).

PANDEGLANG,  POSKOTA.CO.ID –   Dampak kemarau panjang akibat fenomena El-Nino, ada sebanyak 460 hektar tanaman padi petani alami puso, dari jumlah sebanyak itu sebagian besarnya sudah dapat bantuan benih padi.

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura DPKP Pandeglang, Nuridawati mengungkapkan, luasan tanaman padi petani yang mengalami puso sesuai pendataan yang dilakukan itu seluas 460 hektar.

Untuk penanggulangan puso tersebut, DPKP Pandeglang telah mengajukan bantuan benih padi baik ke Pemprov Banten maupun pemerintah pusat.

"Namun dari 460 hektar itu sebagian besar sudah dapat bantuan benih padi dari pemerintah pusat. Tinggal 89 hektar lagi yang belum," ungkap Nuridawati di ruang kerjanya, Senin (27/11/2023).

Dikatakannya, untuk bantuan puso untuk lahan pertanian seluas 89 hektar itu rencana dari Provinsi Banten, namun memang belum turun karena nunggu musim tanam.

"Awalnya memang setelah pendataan ada 460 hektar yang puso dan akan diajukan bantuan. Namun setelah di cek sebagiannya sudah dapat bantuan El-Nino, nah yang belum ini 89 hektar dan akan dicover oleh Pemprov Banten," katanya.

Nuridawati juga mengingatkan, kepada para kelompok tani (Poktan) untuk tidak menyalahgunakan bantuan benih padi tersebut. Karena bantuan itu untuk menolong petani yang padinya gagal panen akibat kekeringan.

"Kami juga ingatkan kepada para penyuluh pertanian, untuk mengawasi bantuan-bantuan yang diturunkan pemerintah kepada para petani, jangan sampai ada yang disalahgunakan," ujarnya.

Menurutnya, dampak kekeringan tersebut juga selain bantuan benih padi yang terkena puso, juga ada bantuan sarana lain untuk para petani guna bisa tanam saat musim kemarau.

"Seperti bantuan pompa air, sumur pantek, benih El-Nino, Asuransi serta bantuan lainnya yang di wilayah pertaniannya masih terdapat sumber air," tuturnya.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar