Pj Gubernur Heru Ingatkan Sanksi Bagi ASN DKI Langgar Netralitas Pada Pemilu 2024

Rabu, 22 November 2023 22:12 WIB

Share
Ilustrasi ASN saat mengikuti upacara. (Ist)
Ilustrasi ASN saat mengikuti upacara. (Ist)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono memberikan pengarahan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) jelang pemilihan umum (Pemilu) 2024 mendatang.

Hal tersebut diaampaikan Pj Heru pada kegiatan Townhall Meeting Penyelenggaraan Kinerja Kewilayahan, di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu, 22 November 2023.

Pj Heru menegaskan, ASN DKI harus bersikap netral pada saat kontestasi politik 2024 mendatang.

"Jelang pemilu hati-hati, kita semua ASN, termasuk saya. Saya tidak pernah perintahkan macam-macam kepada bapak loh ya, saya tidak pernah memerintah macam2, hanya satu, ASN aturanya harus netral," ujar Pj Heru dalan keterangannya, Rabu (22/11/2023).

 

Ia juga menyampaikan bahwa media sosial (medsos) ASN Pemprov DKI akan dipantau jelang Pemilu 2024. Pj Heru pun mengingatkan jajarannya untuk tidam mesang foto gaya seperti kampanye.

"Foto sudah diatur, tidak boleh tanda-tanda mirip mirip atau sama (mungkin sama nomor paslon maksudnya). itu juga ada survei lho. Pak lurah paling jauh itu dipantau juga," tutur Pj Heru.

Heru yang jugs menjabat Kepala Sekretariat Presiden ini kemudian menjelaskan risiko yang akan diterima ASN jika terbukti tidak bersikap netral dalam Pemilu 2024. Salah satunya pemberhentian dari jabatan.

"(Ada sanksi) berupa teguran, lalu penundaan gaji, terus penurunan. Diberhentikan dari jabatan. Kalau di lurah ya diberhentikan sebagai lurah," tandasnya.

 

Halaman
Reporter: Aldi Rinaldi
Editor: Deny Zainuddin
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar