Sinopsis Satu Cinta Dua Hati Episode 66-67: Aksi Penculikan yang Dilakukan Anak Buah Fatan pada Bi Nur Dipergoki Ridho

Rabu, 27 September 2023 11:02 WIB

Share
Sinopsis Satu Cinta Dua Hati episode 66-67 (YouTube/Sinemart)
Sinopsis Satu Cinta Dua Hati episode 66-67 (YouTube/Sinemart)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Sinopsis Satu Cinta Dua Hati episode 66-67 kembali hadir menghibur para penggemarnya di waktu senggang dengan jalan cerita terbaru yang semakin seru untuk disaksikan.

Sinetron Satu Cinta Dua Hati episode 66-67 yang tayang hari ini di SCTV pukul 16.45 semakin menarik perhatian para penonton lantaran konflik yang semakin memanas dan terus menggugah rasa penasaran.

Oleh karena itu, jangan lewatkan sinetron Satu Cinta Dua Hati episode 66-67 agar para penggemar dapat memahami perkembangan selanjutnya dari plot Satu Cinta Dua Hati.

Sebelum menyaksikan Satu Cinta Dua Hati episode 66-67 sore hari ini, ada baiknya jika kalian membaca sinopsis episode terbaru yang telah POSKOTA rangkum di bawah ini.

Pada episode Satu Cinta Dua Hati kali ini, Fatan sepertinya akan mengincar Bi Nur untuk menjadi target kejahatan selanjutnya karena Bi Nur mengetahui semua rahasia tentang Pak Hendra.

Fatan menyuruh anak buahnya untuk mencari keberadaan Bi Nur saat ini dan setelah menemukannya, para preman suruhan Fatan itu pun langsung menyeret Bi Nur keluar dari rumah Fero.

Saat preman tersebut tengah membawa Bi Nur keluar dari rumah untuk pergi ke tempat yang sudah disiapkan oleh Fatan, Fero pun melihat hal tersebut dan berusaha untuk menolong Bi Nur.

Namun sayangnya, anak buah Fatan tetap menyeret paksa Bi Nur keluar dari rumah tersebut. Untungnya, disaat yang bersamaan Ridho datang ke rumah Fero dan melihat para preman tengah menculik Bi Nur.

Melihat Bi Nur dan Fero sedang dalam bahaya, Ridho pun tak tinggal diam dan mencoba untuk mendobrak pintu rumah untuk menyelamatkan Bi Nur dan Fero dari para preman suruhan Fatan.

Disisi lain, Fahri terlihat berada di pemakaman Pak Hendra ketika seluruh pelayat telah pulang. Ia berusaha untuk mendekati makam Pak Hendra dan mengungkapkan seluruh isi hatinya di hadapan makam Pak Hendra.

Halaman
Reporter: Farida Fakhira
Editor: Farida Fakhira
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar