Datangkan Pierluigi Collina, Pengamat Apresiasi Gebrakan Erick Thohir di PSSI

Jumat 30 Jun 2023, 17:13 WIB
Elektabilitas Erick Thohir sebagai Cawapres kalahkan nama-nama populer lainnya. (Instagram/@erickthohir)

Elektabilitas Erick Thohir sebagai Cawapres kalahkan nama-nama populer lainnya. (Instagram/@erickthohir)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID  - Ketua Umum PSSI Erick Thohir tidak berhenti memberikan kejutan kepada para pecinta sepakbola tanah air.

Usai berhasil mengundang tim juara dunia Argentina dan Palestina untuk melawan Timnas Indonesia pada FIFA Matchday belum lama ini, Menteri BUMN dalam Kabinet Presiden Joko Widodo ini kembali membuat gebrakan.

Tak hanya meningkatkan mutu pemain sepakbola dengan mengundang tim-tim papan atas dunia, hal serupa juga dilakukan Erick Thohir untuk membenahi mutu perwasitan Indonesia.

Guna meningkatkan kualitas para wasit Indonesia yang akan memimpin jalannya kompetisi sepakbola di Indonesia, Erick Thohir pun bergerak cepat dengan menggandeng Asosiasi Sepak Bola Jepang (JFA) untuk membuat pelatihan khusus wasit di Liga 1, 2, dan 3, pada 15-20 Juni 2023.

Tidak cukup sampai di situ, Erick Thohir rencananya bakal mendatangkan mantan wasit terbaik dunia, Pierluigi Collina ke Indonesia.

Pengamat Sepak Bola Nasional Sigit Nugroho angkat jempol dengan keputusan Erick Thohir untuk mendatangkan wasit legendaris asal Italia yang saat ini menjadi instruktur wasit FIFA Pierluigi Collina. 

Pasalnya, wasit berkepala plontos itu dikenal sebagai wasit dengan karakternya yang kuat dan tegas terhadap setiap keputusan yang diambil, serta tidak terpengaruh dengan tekanan dari dalam maupun luar lapangan.

“Tentu sangat mengapresiasi. Rasanya bukan sekadar belajar law of the game kalau sama Collina, tapi lebih ke hal-hal non teknis. Dia dikenal punya karakter kuat dan tak mudah diteror pemain maupun ofisial di pinggir lapangan, maupun ofisial di luar lapangan,” ungkapnya.

Sementara wasit Indonesia, kata Sigit, masih terpengaruh dengan tekanan-tekanan dari para pemain dan official di luar lapangan. Hal ini, menurut Sigit perlu mendapat pembekalan banyak kepada wasit Indonesia demi kemajuan sepak bola Indonesia. “Yang terakhir ini sudah jadi rahasia umum di Indonesia,” jelasnya.

Lebih jauh pendiri organisasi suporter Indonesia ini mengatakan, selain mendatangkan Pierluigi Collina, PSSI harus intens mengupgrade kualitas wasit dengan mendatangkan wasit-wasit dengan kualifikasi khusus. 

Hak ini tak lepas dari mental pemain Liga 1, 2 dan 3 yang masih jauh di bawah mental pemain Eropa atau liga-liga di Asia seperti Jepang, Korea Selatan dan Arab Saudi. Pemain Eropa atau di liga top Asia sangat patuh terhadap keputusan wasit, meski ada aksi protes kecil-kecilan tetapi tidak sampai pada level mendorong atau bahkan memukul wasit.

Berita Terkait
News Update