Pilot Susi Air Philip Mark Mehrtens bicara soal bom. Foto: Dok Ist.

Regional

Ngaku Sudah Makan Enak, Pilot Susi Air Minta TNI Jangan Pakai Bom: Tak Perlu! Bahaya Buat Saya

Rabu 26 Apr 2023, 19:07 WIB

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Pilot Susi Air Philip Mark Mehrtens mengabarkan kondisi terbarunya, dan meminta TNI tak gunakan bom saat menghadapi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Pernyataan pilot Susi Air soal permintaan jangan ada bom itu disampaikan langsung Philip Mark Mehrtens usai hampir tiga bulan disandera oleh KKB.

Menurut Pilot Susi Air asal Selandia Baru itu, aparat TNI yang melakukan penyerbuan serangan udara dengan menggunakan bom hanya akan membahayakan nyawanya dan orang-orang lain di sekitarnya.

Diketahui, saat ini menurutnya TNI tengah melakukan serangan lewat udara di Kabupaten Nduga.

Permintaan Pilot Susi Air Soal Bom

Hingga kini penyanderaan pilot oleh KKB Papua sudah hampir berjalan tiga bulan. Sejauh ini TNI terus berupaya melakukan pembebasan. Akan tetapi upaya itu belum membuahkan hasil.

Terlebih dalam upaya pembebasan itu, KKB justru mengklaim telah membunuh 13 prajurit TNI. Di satu sisi, TNI mengaku sudah mengetahui titik persembunyian KKB yang menyanderal Philip Mark Mehrtens.

Terbaru, Philip Mark Mehrtens membuat video terbaru, di mana video tersebut menggambarkan kalau dirinya masih hidup dan sehat.

Video itu muncul di tengah mulai besarnya eskalasi perang, apalagi TNI dengan tegas menyatakan berstatus Siaga Tempur. Dan jumlah pasukan keamanan Indonesia yang terus bertambah banyak.

Pada video dengan durasi satu setengah menit itu, Philip Mehrtens dengan kaos hitam dan celana pendek serta duduk di antara dua pria Papua tak bersenjata, bilang dengan tenang di depan kamera. Pertama dalam bahasa Indonesia dan kemudian bahasa Inggris.

“Selamat siang, hari ini Senin 24 April 2023, hampir tiga bulan sejak mereka (pejuang separatis) menculik saya dari Paro,” kata Mehrtens.

“Seperti yang Anda lihat, saya masih hidup, saya sehat. Saya sudah makan enak, minum,” kata dia.

“Saya tinggal bersama orang-orang di sini, kami bepergian bersama sesuai kebutuhan, kami duduk bersama, kami beristirahat bersama.”

Pilot Susi Air itu kemudian meminta agar TNI setop melakukan serangan udara di Kabupaten Nduga, tempat dia disandera. Kata dia, serangan itu bisa membahayakan nyawanya dan juga orang lain.

“Indonesia telah menjatuhkan bom di wilayah tersebut selama seminggu terakhir,” kata Mehrtens. “Tolong, tidak perlu, itu berbahaya bagi saya dan semua orang di sini. Terima kasih atas dukungan Anda."

KKB Dorong Negosiasi

Dalam keterangan yang menyertai sebuah video, Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) meminta pemerintah Selandia Baru untuk memediasi dan memulai negosiasi untuk membebaskan Mehrtens dan menekan pihak berwenang Indonesia agar menghentikan operasi militer di Papua.

Sebby Sambom, juru bicara kelompok tersebut, mengatakan, "Kami menekankan bahwa pembebasan pilot harus dilakukan melalui negosiasi, bukan melalui operasi militer." 

"Oleh karena itu, Presiden Indonesia Joko Widodo harus segera menghentikan operasi militer di Nduga karena jika tidak, nyawa pilot Selandia Baru akan terancam."

Tags:
pilot Susi AirKKBTNIbomNdugaPhilip Mark MehrtensPhilip Mehrtens

Reporter

Administrator

Editor