INGGRIS, POSKOTA.CO.ID - Manchester United selangkah lagi akan memenangkan Piala EFL atau Carabao Cup usai menang 5-0 secara agregat atas Nottingham Forest di semifinal.
Final Piala EFL akan mempertemukan Manchester United dengan Newcastle United, yang juga dalam peforma panasnya di Liga Primer Inggris. Sementara kedua tim salip menyalip di papan klasemen, trofi Piala EFL tinggal selangkah lagi untuk mereka.
Meski demikian, pelatih Manchester United Erik ten Hag menuntut standar lebih tinggi pasca kemenangan 2-0 atas Nottingham Forest di Old Trafford.
Manchester United mengawali pertandingan dengan keunggulan agregat 3-0 melawan Nottingham Forest.
Skuat Erik ten Hag sukses melenggang ke final Piala EFL usai gol telat dari Anthony Martial dan Fred memastikan kemenangan mereka 2-0. Man United bahkan menurunkan Jadon Sancho yang sebelumnya absen selama tiga bulan.
Pelatih asal Belanda itu kini memiliki kesempatan mengklaim trofi pertama di musim debutnya bersama Manchester United. Ini sekaligus mengakhiri puasa gelar yang diderita Setan Merah usai menang Liga Eropa di tahun 2017 bersama Jose Mourinho.
Pada pertandingan melawan Forest, Manchester United tidak tanggung dengan menurunkan pemain utama seperti Casemiro, Luke Shaw, Raphael Varane, dan Bruno Fernandes.
Sementara Nottingham Forest terpaksa menarik Jesse Lingard dan Emmanuel Dennis setelah cedera saat pemanasan, menambah angin segar untuk tim tuan rumah.
Meski demikian, babak pertama berlangsung tanpa gol meski ada beberapa kesempatan yang dibuat kedua tim. Dennis mendapat umpan dari Brennan Johnson sebelum digagalkan ketika tembakannya mengenai rekan setimnya sendiri di Sam Surridge. Di sisi lain Casemiro memberikan umpan silang yang indah untuk Wout Weghorst, tetapi sundulannya membentur tiang.
Ten Hag lantas memasukkan Martial dan Marcus Rasford usai pertandingan berlangsung satu jam. Ia juga memasukkan Sancho yang kembali sejak 22 Oktober.
Usai pergantian, Martial mencetak gol pertama untuk Manchester United di menit ke-73. Beberapa menit kemudian Rashford mengunci umpan silang Bruno Fernandes untuk mengarahkan bola ke Fred yang mengeksekusi gol kedua di menit ke-76.
Sang pelatih lantas berkomentar soal penampilan Man United yang dinilai kurang memuaskan di babak pertama.
"Sejujurnya, babak pertama tidak bagus. Itu profesional dengan cara kami bermain, tetapi temponya terlalu lambat, kami tidak menciptakan peluang dan kami membiarkan mereka menciptakan peluang. Itu seharusnya tidak terjadi,” kata Erik ten Hag, dikutip dari Sky Sports pada Kamis (2/2/2023).
"Saya pikir mereka bermain bagus, bertahan dengan kompak dan kami tidak menemukan celah. Babak kedua sedikit lebih baik dengan tempo yang lebih banyak dan saya pikir kami mencetak beberapa gol bagus,” lanjutnya.
Kendati timnya selangkah lagi memenangkan Piala EFL, Ten Hag menyebut timnya perlu menetapkan standar yang tinggi.
"Kami hanya ingin berkembang setiap hari. Saya pikir kami memiliki skuat yang bagus dan kami harus menuntut standar yang tinggi. Jika kami tidak mencapai standar itu, kami tidak senang. Di babak pertama saya tidak senang. Kami adalah United dan ketika Anda adalah pemain United, Anda harus memenuhi standar tersebut,” jelasnya.
"Tentu saja kami menantikan untuk menghadapi Newcastle di Wembley. Ini akan menjadi final yang hebat. Tapi itu jauh dari kami sekarang. Kami memiliki Liga Premier terlebih dahulu, dan Crystal Palace pada hari Sabtu,” pungkas Ten Hag.
Final Piala EFL antara Manchester United vs Newcastle United akan dijadwalkan pada 26 Februari 2023. Sementara pertandingan terdekat skuat Erik ten Hag adalah melawan Crystal Palace pada Sabtu (4/2/2023). (*)
