Hadapi Cuaca Ekstrem, Dinas SDA DKI Siagakan 205 Alat Berat dan 277 Pompa

Senin 12 Des 2022, 20:16 WIB
Ilustrasi cuaca ekstrem di Jakarta. (foto: poskota/adam)

Ilustrasi cuaca ekstrem di Jakarta. (foto: poskota/adam)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta melaui Unit Pengelola Teknis Peralatan dan Perbekalan (UPT Alkal) mengklaim telah menyiapkan sejumlah upaya dalam menghadapi cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi pada Januari 2023 mendatang.

Kepala UPT Alkal Dinas SDA DKI, Yoserizal mengatakan, pihaknya telah menyiagakan 205 unit alat berat dengan berbagai jenis dan ukuran. Nantinya, alat tersebut ke seluruh wilayah Jakarta. 

Yoserizal mencatat, dari jumlah tersebut, 191 unit alat berat kondisinya baik dan sedang dioperasikan. Sedangkan 14 unit lainnya dalam kondisi rusak.

"Ya semua alat berat dioperasikan di Suku Dinas SDA. Yang rusak ada di kantor kami untuk diperbaiki. Dua alat berat hasil pengadaan akhir November lalu sudah dioperasikan di Waduk Ria Rio dan Waduk Melati," kata Yoserizal dalam laman resmi Pemprov DKI, Senin 12 Desember 2022.

Lanjut, Yoserizal mengatakan, 205 alat berat yang dimiliki terdiri 40 unit excavator long arm, 25 unit excavator standar, dua unit excavator kecil dan 24 unit excavator mini. Kemudian 40 unit amphibius besar, satu unit amphibius sedang, 17 unit amphibius kecil dan 18 unit amphibius mini.

Serta, satu unit excavator spider kecil, dua unit wheel loader, 16 unit excavator wheel PC 160 mini, 10 unit excavator wheel PC 140 mini. Selain itu ada pula empat unit watermaster, dua unit compactor, satu unit crane tadano, satu unit crane liebherr dan satu unit forklify.

Tak hanya itu, dikatakan Yoserizal, pihaknya juga telah memiliki 277 pompa dari berbagai jenis. Dari jumlah tersebut, 50 unit pompa di antaranya hasil pengadaan 2022 yang baru datang akhir November lalu.

277 pompa yang dimiliki terdiri dari 24 unit pompa mobile indopump, 20 unit mobile pump atlas Coco, 175 unit pompa apung, 28 unit pompa portable tohatsu, 11 unit pompa trailer KSB, 15 unit pompa trailer ruhak dan empat unit pompa trailer torishima.

"Dari 277 pompa, 10 unit di antaranya berkondisi rusak dan sedang diperbaiki," pungkas Yoserizal. (aldi)


Berita Terkait


News Update