Jelang Nataru, Harga Cabai dan Tomat di Pasar Tradisional Pandeglang Naik

Kamis, 8 Desember 2022 18:33 WIB

Share
Salah seorang pedagang sembako di pasar Pandeglang saat menjajakan barang dagangannya. (samsul fatoni)
Salah seorang pedagang sembako di pasar Pandeglang saat menjajakan barang dagangannya. (samsul fatoni)

PANDEGLANG, POSKOTA.CO.ID - Harga cabai dan tomat di tiap pasar tradisional di Kabupaten Pandeglang, Banten naik menyusul harga telur ayam menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023 ini.

Pantauan di Pasar Badak Pandeglang, harga jenis cabai yang mengalami kenaikan yakni, cabai merah keriting sebelumnya dijual Rp25 ribu kini menjadi Rp60 ribu per kilo gram, cabai rawit dari Rp20 ribu kini dijual dengan harga Rp60 ribu per kg. 

Sementara, harga tomat yang sebelumnya dijual Rp8 ribu kini naik menjadi sebesar Rp20 ribu per kilo.

Aas, salah seorang pedagang di Pasar Badak Pandeglang mengungkapkan, kenaikan harga kelompok cabai dan tomat ini dipicu tingginya permintaan konsumen jelang Natal dan tahun baru 2022.

"Kalau untuk stok aman, hanya saja setiap mau natal dan tahun baru harga pasti naik terus," ungkapnya, Kamis (8/12/2022).

Ia juga mengaku, sangat terdampak dengan kenaikan harga tersebut, pasalnya selain harga jual yang tinggi konsumen pun terpaksa harus mengurangi jumlah pembeliannya.

"Ya terdampak, belinya saja mahal masa harus menjual dengan harga murah. Pembeli juga biasanya beli 2 Kg sekarang hanya 1 Kg saja," katanya.

Menurutnya, kenaikan harga jelang Nataru ini akan terus berlangsung hingga puncak pergantian tahun 2022 ke 2023.

"Kalau dari awal sudah naik, pasti sampai pergantian tahun harga bakalan terus merangkak naik," ujarnya.

Kenaikan harga bahan pokok ini dikeluhkan para pembeli, mereka pun terpaksa harus mengurangi jumlah pembelian dari biasanya.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar