Bharada E Akui Sempat Berdoa: Mohon Tuhan Ubah Pikiran Ferdy Sambo Sebelum Tembak Brigadir J

Rabu, 30 November 2022 17:23 WIB

Share
Bharada E usai menjalani persidangan.(Poskota/Tresia)
Bharada E usai menjalani persidangan.(Poskota/Tresia)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu (Bharada E) mengaku sempat berdoa di dalam toilet sebelum tragedi pembunuhan terhadap seniornya, Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J).

Hal itu disampaikan saat dirinya menajdi saksi atas terdakwa Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (30/11/2022).

Menurut Richard, Ferdy Sambo sempat menanyakan senjata miliknya usai memberi perintah untuk menembak Yosua.

"Pak FS bertanya, senjata Yosua mana, saya bilang di mobilnya bapak. Nanti kamu turun ke bawah, kau ambil dan bawa ke sini," kata Richard, sembari menirukan suara Ferdy Sambo.

"Baru saya bilang, izin bapak, dia (FS) langsung bilang 'Wei Chad, kalau ada yang nanya bilang mau isolasi," tambahnya.

Kemudian Richard menuju mobil dan menaruh senjata HS ke dalam tasnya.

Bharada E juga mengaku sempat ke luar untuk mengambil kotak makanan, sebelum masuk ke dalam rumah Saguling.

"Padahal itu pikiran saya mau makan. Tapi sudah tidak fokus lagi, pikiran saya sudah kacau, rencana mau makan tidak jadi," jelas Richard.

Ia lalu sempat ke toilet setelah turun dari lantai tiga rumah Saguling, kepada majelis hakim, Richard mengungkapkan isi doanya sebelum membunuh rekannya.

"Turun, saya ke toilet dan tidak bisa cerita ke siapapun atas perintah Ferdy Sambo, sehingga ia hanya bisa berdoa, 'Tuhan, kalau bisa Tuhan ubah pikiran Pak Sambo. Ubah pikirannya ya Tuhan biar tidak jadi. Saya takut, enggak tahu mau cerita ke siapa lagi," kata Richard.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar