Uang Operasional RT/RW Naik, Kinerja juga Harus Semakin Baik

Selasa, 29 November 2022 15:24 WIB

Share
Pj Gubernur Heru Budi tiba di Balaikota DKI setelah resmi dilantik Mendagri, Tito Karnavian. (foto: aldi)
Pj Gubernur Heru Budi tiba di Balaikota DKI setelah resmi dilantik Mendagri, Tito Karnavian. (foto: aldi)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Wakil Ketua Fraksi PSI di DPRD DKI Jakarta, August Hamonangan setuju dengan adanya wacana peningkatan uang penyelenggaraan tugas dan fungsi para petugas lingkungan termasuk RT/RW.

Berdasarkan Kepgub Nomor 1674 tahun 2018 itu, uang operasional RT ditetapkan sebesar Rp 2 juta, sedangkan RW Rp 2,5 juta per bulan.

"Saya setuju, melihat di lapangan kinerja RT/RW cukup bagus, bahkan saya sering dapat laporan kalau reses, mereka mengeluarkan uang dari kantongnya sendiri untuk operasional kegiatan tertentu," ucap August, Selasa (29/11/2022).

Ia juga meminta, jika nantinya uang operasional tersebut dinaikkan, harusnya berbanding lurus dengan peningkatan kinerja dan kualitas RT/RW tersebut.

Sebab, menurutnya, banyak juga terjadi masalah komunikasi terutama tentang penyaluran bantuan-bantuan dari pemerintah pusat ataupun provinsi.

"Jadi komunikasi RT/RW harus terjalin dengan baik, lancar komunikasinya sehingga warga merasa diayomi dan nyaman dengan adanya RT/RW tersebut. Warga juga harusnya berperan sebagai pengawas jika ada RT/RW yang kinerjanya kurang berkenan," terangnya.

Politisi PSI ini juga berharap bukan hanya RT/RW saja yang dinaikkan tapi juga relawan lainnya seperti dasa wisma, LMK hingga kader juru pemantau jentik (Jumantik). Karena mereka adalah layanan terdepan pemerintah kepada masyarakat.

Reporter: Aldi Rinaldi
Editor: Idham Kurniawan
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar