Tingkatkan Kualitas Data, Kemendagri Lakukan Validasi Inovasi di Sambas

Selasa, 29 November 2022 01:30 WIB

Share
Kepala BSKDN Kemendagri, Yusharto Huntoyungo. (Ist)
Kepala BSKDN Kemendagri, Yusharto Huntoyungo. (Ist)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSDKN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melakukan validasi inovasi di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat.

Kagiatan ini, bagian dari tahapan penilaian Innovative Government Award (IGA) 2022 setelah tahap penilaian presentasi kepala daerah rampung dilaksanakan. 

Validasi ini dilakukan untuk memastikan keselarasan antara inovasi yang disampaikan kepala daerah dengan pelaksanaan di lapangan.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala BSKDN Yusharto Huntoyungo pada Sabtu, 26 November 2022. Dalam arahannya, Yusharto meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sambas dapat meningkatkan kualitas data inovasi yang telah dihimpun. 

Hal ini diperlukan agar data tersebut dapat dibagi kepada seluruh penerima manfaat inovasi. Adapun inovasi unggulan yang dipresentasikan Kabupaten Sambas dalam tahap penilaian IGA yakni menjadikan desa terjangkau internet melalui pembangungan tower. 

 

"Yang berikutnya adalah memampukan anggota masyarakat menjadi bagian dari operator mulai dari hardware sampai dengan software. Hal itu untuk bisa menjadikan keberadaan sinyal itu bermanfaat untuk masyarakat, gagasan besar inilah yang dianggap sebagai inovasi untuk internet pedesaan," ungkap Yusharto. 

Lebih lanjut, Yusharto mengapresiasi usaha Pemkab Sambas dalam mengelola inovasi tersebut yang berkolaborasi dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). "Mudah-mudahan akan banyak pemda lainnya yang menjadikan masyarakat terbuka pintu untuk bisa berinteraksi dengan dunia luar, sebab banyak di desa-desa yang belum tahu internet," tutur Yusharto. 

 

Dirinya menambahkan, dengan pemanfaatan internet berbagai potensi yang dimiliki desa dapat lebih mudah dikenal oleh masyarakat luas. Sehingga nantinya potensi tersebut dapat membawa manfaat bagi masyarakat setempat khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan. 

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar