Waspada, Gelombang Tinggi Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah Perairan Indonesia

Senin, 28 November 2022 13:36 WIB

Share
Ilustrasi gelombang tinggi. (foto: ist)
Ilustrasi gelombang tinggi. (foto: ist)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini adanya potensi terjadi gelombang tinggi di beberapa wilayah perairan Indonesia pada 28 - 30 November 2022.

Koordinator Bidang Humas BMKG, Akhmad Taufan Maulana, mengatakan, gelombang tinggi dipicu pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Timur Laut - Timur dengan kecepatan angin berkisar 5 - 20 knot.

"Sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Tenggara - Barat Daya dengan kecepatan angin berkisar 3 - 15 knot. Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Arafuru," terang Taufan, Senin 28 November 2022.

Ia menambahkan kondisi tersebut menyebabkan peningkatan gelombang setinggi 1.25 - 2.50 meter berpeluang terjadi perairan barat P. Simeulue - Kep. Mentawai, perairan Enggano - barat Lampung, Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan selatan Banten - P. Sumba, Samudra Hindia Selatan Jawa - NTT, Selat Sumba, perairan P. Sawu - Rote, Laut Sawu, perairan selatan Flores, Laut Timor, perairan Kep. Sangihe - Kep. Talaud, Laut Sulawesi bagian timur, perairan utara Halmahera, Samudra Pasifik Utara Halmahera - Papua, Laut Arafuru.

Potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah tersebut dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran. Untuk itu, BMKG selalu mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, terutama bagi nelayan yang beraktivitas dengan moda transportasi laut eperti perahu nelayan (kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m).

Bagi masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada. (johara)

Reporter: Agus Johara
Editor: Cahyono
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar