ADVERTISEMENT

Soal Rencana Relokasi SDN 1 Pondok Cina, Wakil Wali Kota Depok Kini Buka Suara

Senin, 14 November 2022 17:45 WIB

Share
Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono. (Foto: angga/poskota)
Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono. (Foto: angga/poskota)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

DEPOK, POSKOTA.CO.ID - Soal rencana relokasi SDN 1 Pondok Cina, Wakil Wali Kota Depok kini buka suara. Menurutnya Pemkot Depok masih menunggu surat resmi dari DPRD Kota Depok.

Hal ini diutarakan Wakil Wali Kota Depok  Imam Budi Hartono akrab disapa IBH, yang akan membahas masalah ini di tingkat Pemkot sesuai mekanisme yang ada.

"Nanti akan kita bahas rekomendasi di tingkat Pemkot," ujar IBH usai mendengarkan rekomendasi DPRD Kota Depok terkait Polemik SDN 1 Pondok Cina, Senin (14/11/2022).


Wakil Wali Kota Depok ini mengungkapkan, Insyallah akan melaporkan dan menunggu surat resmi sesuai dengan mekanisme pemerintahan di Kota Depok.

"Pemkot Depok berkomitmen bahwa pendidikan khususnya hak-hak belajar peserta didik hak bagi setia warga negara yang harus dijunjung tinggi. Sehingga hak belajar peserta didik tetap terjamin selama dan setelah proses pembangunan," tuturnya.

Sementara itu IBH menambahkan  Dinas Pendidikan Kota Depok telah memberikan surat melalui Kepala Sekolah SDN 1 Pondok Cina sejak 7 November 2022 bahwa bangunan sekolah tersebut resmi dinonaktifkan.

"Kita pastikan bahwa kegiatan belajar mengajar SDN 1 Pondok Cina akan tetap dilaksanakan secara daring pada 7 - 11 November 2022. Lalu mulai tanggal 14 November 2022, kegiatan belajar mengajar tatap muka berlangsung di SDN Pondok Cina 3 dan SDN Pondok Cina 5," pungkasnya.

Menurut IBH, alasan dari pemerintah Kota Depok merelokasi SDN 1 Pondok Cina lantaran ada rencana pengalihan fungsi lahan setelah dicanangkan semenjak tahun 2016.

"Hal ini mempertimbangkan keamanan peserta didik karena lokasi bangunan sekolah berada di depan ruas jalan besar," tutupnya. (Angga)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT