JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Penyidik Bareskrim Polri terus melakukan pengusutan terkait kasus gagal ginjal akut yang melibatkan perusahaan farmasi PT Afi Farma Pharmaceutical Industries (Afi Farma/AF).
Pengusutan dilakukan usai status perkara naik ke tahap penyidikan pada Selasa (1/11/2022) lalu.
Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri, Kombes Nurul Azizah mengatakan, saat ini tim gabungan Bareskrim Polri telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah staf PT Afi Farma guna membuat terang pengusutan kasus ini.
"Tim gabungan Bareskrim Polri telah melakukan pemeriksaan terhadap staf PT AF, yaitu dengan melakukan pengecekan terhadap dokumen-dokumen pembelian bahan baku, serta pengambilan sampel bahan baku yang ada," ujar Nurul kepada wartawan, Senin (7/11/2022).
Nurul melanjutkan, tim gabungan juga tengah melakukan pendalaman terhadap dokumen-dokumen terkait milik PT Afi Farma.
"Selain itu, saat ini juga sedang dilakukan uji Laboratoriun Forensik (Labfor) terhadap bahan baku yang telah diambil sampelnya," kata Nurul.
Tidak Beroperasi
Sebelumnya, Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri, Brigjen Pol Pipit Rismanto mengatakan, untuk PT Afi Farma sudah tidak beroperasi sementara waktu semenjak status perkara dinaikkan ke tahap penyidikan.
Kasus naik penyidikan, PT AF sementara tidak beroperasi?
"Iya, kalau sekarang sih sementara mereka tidak beroperasi ya, karena kan semua dalam penanganan penyidikan ya," kata Pipit, Kamis (3/11/2022).
Namun, Pipit belum bisa memastikan apakah tidak beroperasinya PT Afi Farma termasuk dalam penghentian produksi obat yang tidak dilarang juga atau tidak.