The Jak Mania Gelar Aksi Seribu Lilin di Lapangan Banteng untuk Doakan Suporter Arema yang Jadi Korban Tragedi Kenjuruhan

Minggu, 2 Oktober 2022 23:23 WIB

Share
Jak Mania menggelar aksi seribu lilin untuk korban tragedi Kanjuruhan, kabupaten Malang.(ist)
Jak Mania menggelar aksi seribu lilin untuk korban tragedi Kanjuruhan, kabupaten Malang.(ist)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Doa mengalir deeras untuk ratusan suporter Arema yang meninggal dunia atas tragedi Kanjuruhan.

Doa yang mengalir deras itu datang dari pejabat, media hingga suporter klub sepak bola di Indonesia. Mereka  turut mengucapkan duka cita yang mendalam kepada para korban meninggal, korban kericuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/9/2022).

Salah satunya dari suporter Persija Jakarta yaitu, The Jakmania yang melakukan aksi seribu lilin di Taman Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. Ini sebagai rasa simpati dan turut berduka, sekaligus mendoakan suporter Arema yang meninggal dalam tragedi Kanjuruhan.  

"Aksi seribu lilin dan doa bersama untuk para korban tragedi Stadion Kanjuruhan, Malang oleh para Jakmania di Taman Lapangan Banteng, Jakarta malam ini," tulis unggahan video intagram yang di upload @jakarta.terkini, Minggu (2/10/202).

Tampak terdengar dari unggan video tersebut ribuan suporter Macan Kemayoran ini pun turut menyanyikan lagu Endang Soekamti yang berjudul Sampai Jumpa.

"Datang akan pergi, lewat kan berlalu, ada dan tiada bertemu akan berpisah," demikian sepenggal nyanyian yang menggema di lapangan banteng tersebut.

Sebagaimana diketahui, berdasarkan update tebaru, sudah 153 orang yang tewas akibat kericuhan pada pertandingan sepakbola Arema FC vs Persebaya Surabaya yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/9/2022).


alam laga ini, tuan rumah Singo Edan, julukan dari Arema FC telah dipermalukan sang rival bebuyutan di depan suporter mereka sendiri. Lewat drama lima gol, Arema FC berhasil dibekuk Persebaya Surabaya dengan skor 2-3. (Aldi)

aldi rinaldi

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar