Kalah di Krasny Lyman, Pasukan Rusia Bersama Milisi DPR dan LPR Menang di Artyomovsky dan Avdeevsky

Sabtu, 1 Oktober 2022 21:35 WIB

Share
Dua tentara Ukraina sedang merayakan kemenangan setgelah mengusir pasukan Rusia dari wilayah Krasny Lyman.(Tangkapan layar video)
Dua tentara Ukraina sedang merayakan kemenangan setgelah mengusir pasukan Rusia dari wilayah Krasny Lyman.(Tangkapan layar video)

UKRAINA, POSKOTA.CO.ID - Setelah dikepung Angkatan Bersenjata Ukraina di wilayah Krasny Lyman dalam beberapa hari belakangan, militer Rusia akhirnya memilih mundur.

Tampak dalam sebuah foto yang beredar di akun-akun telegram Rusia, dua orang tentara Ukraina memasang sebuah bendera di gerbang Kota Lyman.

"Kami mundur dari garis pertahanan di pinggiran Lyman. Konfigurasi bagian depan telah berubah - kami belum bisa mengatakan bagaimana caranya," kata seorang prajurit Rusia seperti dikutip akun telegram RVvoenkor pada Sabtu (1/10/2022).

Pasukan Rusia sempat memberikan bantuan tambahana jumlah prajurit, namun pasukan Ukraina jumlahnya masih berkali-kali lipat dari pasukan Kremlin.

Meski demikian, lanjut RVvoenkor, pertempuran di daerah itu terus berlanjut. Artileri dan pesawat Angkatan Bersenjata Rusia terus menggempur posisi Ukraina .

"Salah satu pusat pertahanan paling serius telah dibuat di Kremennaya, di mana pasukan "Legiun Rusia" (Bar-13) dan unit lain telah meninggalkan sekitar Lyman dan unit lain telah dikerahkan, bala bantuan juga telah tiba di sana," tulis RVvoenkor.

Dalam sebuah video yang beredar, seorang relawan Rusia membenarkan jika pasukan Rusia dan sekutunya telah meninggalkan Krasny Lyman.

Dia menyebutkan, Resimen Cossack ke-208 Milisi Rakyat LPR telah mundur dan melepas daerah itu bersama unit-unit lainnya.

Meski kalah di Lyman, pasukan gabungan Donetsk People Republic (DPR), Luhansk People Republic (LPR) bersama dengan tentara Rusia mengalami kemajuan di beberapa wilayah lain. Pasukan terus melanjutkan serangan mereka ke arah Artyomovsky dan Avdeevsky. 

Pertempuran sengit terjadi di Soledar, Mayorsk, Ugledar, New York

Angkatan Bersenjata DPR mengklain dari serangan itu pihaknya berhasil  menembak mati 40 personel Angkatan Bersenjata Ukraina, tank, merebut mortir, dan menghancurkan 2 pengangkut personel lapis baja, serta 2 kendaraan udara tak berawak.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar