Kasus Pembacokan di Pesanggrahan Diduga Diotaki Mantan Pacar Korban

Jumat, 23 September 2022 16:39 WIB

Share
Kasus Pembacokan di Pesanggrahan Diduga Diotaki Mantan Pacar Korban
Pelaku pembacokan di Pesanggrahan, Jakarta Selatan. (foto: ist)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Kasus pembacokan di Jalan Bunga Lili RT 10 RW 06, Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan diduga diotaki oleh mantan pacar korban. Korban berinisial EYW (26) dibacok pada 4 Agustus 2022 malam. 

Kanit II Subdit III Resmob Polda Metro Jaya Kompol Maulana Mukarom mengatakan bahwa, antara korban pembacokan dengan pelaku memang punya masalah pribadi. Sehingga dari masalah pribadi tersebut, kata Maulana, timbulah sebuah dendam keduanya.

"Jadi memang ada permasalahan, kalau kami dalami ada motif dendam antara korban dan pelaku, beserta perempuannya," ujar Maulana kepada wartawan, Jumat 23 September 2022.

"Kenapa antara 3 orang ini bisa bertemu dan terjadi kejadian tersebut, ketiga orang antara si wanita, korban, dan pelaku ini adalah mantan pacar dari wanita tersebut, dan korban juga mantan pacar," lanjut dia.

Adapun kejadian ini bermula, saat EYW diajak oleh tersangka berinisial AB selaku mantan pacarnya itu untuk datang ke suatu tempat di kawasan Pesanggrahan. Pertemuan itu dilakukan untuk menyelesaikan sebuah masalah.

Setelah itu, korban yang datang bersama rekannya berinisial FKT (27) menghampiri AB. Namun demikian, secara tiba-tiba dari arah belakang AB, datang dua orang pelaku inisial NP dan AMK.

Mereka langsung membacokan senjata tajam kepada kepada korban hingga mengalami luka-luka.

"Akhirnya dua orang ini langsung melakukan pembacokan dan pemukulan membabi buta," kata Maulana.

Adapun peran tersangka yang berinisial MHR (19) adalah mengantar tersangka ke lokasi yang telah dijanjikan.

"Eksekutor dua orang, yang satu joki. Jadi hubungannya, seperti yang sudah saya sampaikan, korban dan pelaku ini sama-sama mantan pacar, terus salah satu tersangka atas nama AMK itu pun ada menyimpan dendam kepada korban," ucap Maulana.

Halaman
Reporter: Zendy Pradana
Editor: Cahyono
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar