JAKARTA, POSKOTA.CO.ID – Hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) memperlihatkan kemenangan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di atas Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Menteri Pertahanan sekaligus Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto.
Survei SMRC menunjukan bahwa Anies dan Prabawo keok, tapi Ganjar unggul jika Pilpres 2024 digelar sekarang. Hasil tersebut kemudian disoroti oleh salah satu pegiat media sosial Jhon Sitorus.
Jhon Sitorus mengatakan bahwa dia mendukung orang baik, yang maksudnya adalah Ganjar.
Sebanyak 1.053 responden survei tesebut ditanyakan soal "Bila pemilihan presiden diadakan sekarang ini, siapa yang akan ibu/bapak pilih sebagai presiden diantara 3 nama berikut?". Tiga nama yang menjadi pilihannya tak lain adalah Ganjar Pranowo, Anies Baswedan, dan Prabowo Subianto.
Hasilnya sebanyak 44,6 persen responden memilih nama Ganjar Pranowo. Kemudian 25,7 persen lainnya memilih nama Prabowo Subianto.
Direktur Riset SMRC Deni Irvani dalam tayangan YouTube SMRC TV lalu mengatakan bahwa Anies Baswedan mendapatkan dukungan dari hasil survei sebanyak 21,7 persen responden. Sementara, ada 8 persen responden yang memilih untuk tidak menjawab.
Hal ini kemudian ditangapi Jhon Sitorus di akun Twitter pribadinya @Miduk17. Pegiat media sosial itu menyebut bahwa dukungan terhadap Ganjar semakin banyak dan tak terbendung.
8, 2022Ganjar Pranowo makin TAK TERBENDUNG
— Jhon Sitorus (@Miduk17)
44,6% adl angka yg sudah melewati batas psikologis dari lembaga survey SMRC
Kita dukung orang baik, anak kandung RAKYAT menjadi penerus estafet kepemimpinan Jokowihttps://t.co/66cCkJkMX5
"Ganjar Pranowo makin TAK TERBENDUNG. 44,6l angka yg sudah melewati batas psikologis dari lembaga survey SMRC," ujar Jhon Sitorus, dikutip pada Jumat (9/9/2022).
Lebih lanjut, Jhon Sitorus menyebut bahwa Ganjar Pranowo adalah orang baik yang harus didukung. Ia menyebut Gubernur Jawa Tengah itu bisa menjadi penerus kepempinan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).
"Kita dukung orang baik, anak kandung RAKYAT menjadi penerus estafet kepemimpinan Jokowi," pungkas Jhon Sitorus. (*)
.jpg)