Makin Berat Aja Biaya Hidup! Pemprov DKI Bakal Naikan Tarif Angkutan Umum, Dampak Kenaikan Harga BBM

Senin, 5 September 2022 16:36 WIB

Share
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria. (foto: poskota/aldi)
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria. (foto: poskota/aldi)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyikapi dampak dari kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang secara resmi telah diumumkan oleh pemerintah pusat.

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria atau yang akrab disapa Ariza mengatakan, pihaknya bakal menyesuaikan harga angkutan perkotaan (angkot) seiring dengan naiknya harga BBM.

"Nanti kami (Pemprov DKI) akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat, semua stakeholder yang ada, bagaimana kami menyikapi ini secara baik, tentu juga nanti akan ada upaya penyesuaian-penyesuaian harga," ujar Ariza kepada awak media, Senin, 5 September 2022.

Mantan Legislator Senayan ini pun mengakui, bahwa kenaikan harga BBM ini sangat sulit menyikapinya. Sebab, hampir semua sektor mengalami kenaikan harga.

"Memang ini menjadi berat bagi semua. Hampir pasti ada kenaikan-kenaikan harga," ucapnya.

"Namun kami harapkan kenaikan harganya tidak besar, sehingga masih dapat dijangkau oleh warga jakarta khususnya," sambung Ariza.

Kendati demikian, orang nomor dua di Jakarta ini belum menjelaskan secara rinci mengenai tarif angkutan perkotaan di jakarta.

"Mengenai harga-harganya belum ya, nanti kita lihat," tandas Ariza.

Sebagaimana diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah resmi mengumumkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) mulai dari Pertalite, Solar hingga Pertamax pada Sabtu, 3 September 2022 pukul 14.30 WIB. 

Adapun harga Pertalite naik dari sebelumnya Rp 7.650 per liter menjadi Rp 10.000 per liter, Solar naik dari sebelumnya Rp 5.150 per liter menjadi Rp 6.800 per liter, dan Pertamax naik dari Rp 12.500 per liter menjadi Rp 14.500 per liter. (aldi)

Reporter: Aldi Rinaldi
Editor: Cahyono
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar