JAKARTA, POSKOTA.CO.ID – Pernyataan Menko Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan yang minta rakyat tenang soal utang negara turut disoroti seorang aktivis berdarah Batak, Nicho Silalahi.
Menurut aktivis Batak itu, masyarakat tidak bisa tenang karena harus berhadapan dengan dampak-dampak utang negara. Nicho Silalahi juga menilai utang-utang negara itu ugal-ugalan.
Diketahui sebelumnya, Menko Marves Luhut Pandjaitan menilai bahwa utang negara Indonesia merupakan angka yang kecil. Adapun, utang tersebut kini senilai Rp7000 triliun.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menilai, utang Indonesia yang kini sebesar Rp7000 triliun merupakan angka yang kecil.
Menurutnya, angka itu masih 41 persen dari PDB negara. Dia mengklaim utang RI yang terkecil di dunia.
“Ya utangnya memang Rp 7.000 triliun tapi itu masih kecil, 41 persen PDB kita. Jadi ndak ada masalah. Dan kita salah satu utang yang terkecil di dunia ini,” kata Luhut dalam Dies Natalis GAMKI ke-60 yang ditayangkan via akun Youtube GAMKI Balikpapan, dikutip pada Kamis (26/5/2022).
Lebih lanjut, Luhut juga meminta peserta Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) tidak ikut meributkan soal utang negara.
“Jadi saya minta saudara-saudara tolong lihat ini karena ini penting supaya kita jangan salah terbawa mengenai utanglah yang ribuan triliun,” katanya.
Luhut berharap jika ada yang berbicara soal utang negara, mereka harus bicara berdasarkan data dan bukan perasaan.
Menko Marves juga menyindir pengamat-pengamat yang kerap menyoroti utang negara, bahkan ia siap untuk adu data.
Menanggapi utang negara, Nicho Silalahi menyebut bahwa dampak efek domino dari utang negara kian terasa.
Hal itu disampaikan Nicho Silalahi lewat akun Twitter pribadinya @Nicho_Silalahi pada Rabu (27/7/2022). Aktivis berdarah Batak itu turut menautkan artikel dari CNBC Indonesia yang berjudul “Luhut Minta Semua Tenang, Utang Indonesia Baik-baik Saja”.
“Ente ngomongnya enteng banget, kau suruh pula kami tenang menghadapi dampak hutang yang ugal2 itu, Sementara efek domino dari utang yang kalian buat malah melonjakkan harga2 kebutuhan rakyat serta pungutan pajak.,” cuit Nicho Silalahi.
Lebih lanjut, ia turut menyindir bahwa jika hanya ngomong saja, bahkan anak TK bisa saja jadi pejabat negara.
27, 2022Ente ngomongnya enteng banget, kau suruh pula kami tenang menghadapi dampak hutang yang ugal² itu, Sementara efek domino dari utang yang kalian buat malah melonjakkan harga² kebutuhan rakyat serta pungutan pajak.
— Nicho Silalahi ( Nicholas Frans Giskos ) (@Nicho_Silalahi)
Kalau cuma ngomong mending anak TK aja jadi Pejabat Negara.😡 pic.twitter.com/VQ287miZDw
“Kalau cuma ngomong mending anak TK aja jadi Pejabat Negara,” ujar Nicho Silalahi. (frs)