Duh! Pendukung Ahok Cium Aroma Korupsi Terkait Rubuhnya Pagar Tribun JIS, Kejaksaan dan Polisi Didesak Cek RAB Kasih Kisi-kisi Sumber Korupsi Ada di Rangka Besi

Selasa, 26 Juli 2022 21:08 WIB

Share
Kolase foto pegiat media sosial, Rudi Valinka dan foto pagar tribun JIS rubuh. (ist/diolah dari gfoogle.com)
Kolase foto pegiat media sosial, Rudi Valinka dan foto pagar tribun JIS rubuh. (ist/diolah dari gfoogle.com)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Pagar pembatas tribun penonton di Jakarta International Stadium (JIS) roboh setelah diduduki para suporter Jakmania pada Grand Launching, Minggu (24/7/2022) kemarin.

Kejadian tersebut membuat pendukung Ahok, Rudi Valinka turut berkomentar. Rudi mengatakan Kejaksaan dan Polisi harus cek RAB JIS, apakah ada indikasi korupsi atau tidak. 

“Gue pernah beberapa kali lakukan audit konstruksi, salah satu sumber korupsi adalah wiremesh atau rangka besi. Susah diperiksa karena sdh tertutup semen oleh kontraktor," ucapnya mengutip berita jakarta.poskota.co.id.

"Kejaksaan dan Polisi Harus cek RAB stadion JIS apa betul tanpa rangka besi?  Indikasi korupsi jelas neh?” tulis pegiat media sosial tersebut.

Rudi kemudian mengunggah sebuah video pembatas tribun penonton sebelum roboh. Ia mengatakan sebelumnya sudah ada retakan besar dan berbahaya, tapi mengapa didiamkan saja. 

“Video penampakan pagar pembatas stadion sebelum rubuh sangat jelas ada retakan besar n berbahaya yg didiamkan saja. Mereka yang nuduh ini ulah suporter gak usah heran karena mereka sbg BuzzeRp balaikota memang harus lihai jilatnya walau kelihatan bego ?,” lanjut Rudi yang pernah mengaku sebagai pendukung Ahok .  

Terakhir, Rudi meminta Jaksa dan Polisi untuk lakukan audit kontruksi. Ia mengatakan, jika terindikasi ada korupsi, penyelenggara pembangun JIS bisa dikenakan pasal 204 dan 206 KUHP karena membahayakan nyawa dan kesehatan orang.  

“Jika terindikasi adanya korupsi spek bangunan maka penyelenggara stadion JIS ini juga bisa dikenakan Pasal 204 dan 205 KUHP membahayakan nyawa dan kesehatan orang. Ayo pak jaksa dan polri jangan sampai masuk angin dan “koordinasi” dengan mereka yah. Lakukan audit konstruksi” sambung Rudi.

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar